Pemulangan WNI Eks ISIS

MPR Minta BNPT Lakukan Pengawasan dan Rehabilitasi Jika Anak-anak Eks Kombatan ISIS Dipulangkan

Bamsoet menilai, BNPT perlu memastikan agar anak-anak yang akan dipulangkan itu betul-betul akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia

MPR Minta BNPT Lakukan Pengawasan dan Rehabilitasi Jika Anak-anak Eks Kombatan ISIS Dipulangkan
AFP/Delil Souleiman
Anggota ISIS berserta istri dan anak-anak mereka keluar dari desa Baghouz di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk melakukan pengawasan dan rehabilitasi terkait rencana pemulangan anak-anak usia dibawah 10 tahun eks WNI kombatan ISIS.

"Mendorong BNPT untuk melakukan pengawasan dan rehabilitasi terhadap anak-anak eks WNI yang akan dipulangkan," kata Bamsoet, sapaan akrabnya, Jumat (14/2/2020).

Bamsoet menilai, BNPT perlu memastikan agar anak-anak yang akan dipulangkan itu betul-betul akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jika sudah kembali ke tanah air.

Baca: Komisi III Minta Pemerintah Libatkan KPAI Bersihkan Ideologi Anak-anak dari Suriah

"Agar diberikan sosialisasi terhadap bahaya terpapar pengaruh radikalisme dan terorisme, serta menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila dan sikap cinta tanah air," ucap dia.

Selain itu, Ketua DPR periode 2014-2019 ini meminta pemerintah untuk tetap mempertimbangkan dan mengkajinya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan untuk memulangkan anak-anak tersebut.

"Meminta kepada pemerintah, apabila memutuskan untuk memulangkan anak-anak eks WNI tersebut maka diperlukan strategi serta persiapan secara matang, mulai dari pihak-pihak yang akan bertanggung jawab dalam pemulangan tersebut maupun kebutuhan yang diperlukan untuk deradikalisasi bagi anak-anak eks WNI," pungkasnya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved