Breaking News:

Virus Corona

Hari Ini 285 WNI yang Jalani Observasi di Natuna Dipulangkan, Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada masyarakat untuk tak mengkhawatirkan mereka yang selesai menjalani observasi di Natuna.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada masyarakat untuk tak mengkhawatirkan mereka yang selesai menjalani observasi di Natuna.

Rencananya, hari ini Sabtu (15/2/2020), WNI usai menjalani observasi setelah dievakuasi dari Provinsi Hubei, China akan berkumpul dengan keluarga.

285 orang akan segera dipulangkan dari Natuna selepas observasi tersebut.

Mereka terdiri dari 237 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, satu WNA (suami dari WNI), lima anggota tim pendahulu KBRI Beijing, dan 42 orang dari tim penjemput termasuk kru pesawat dan petugas kesehatan.

"Proses protokol kesehatan dari WHO yang kita ikuti secara ketat. Karantina di Natuna juga ketat diawasi, dicek harian. Sekarang sudah 14 hari, memang protokolnya seperti itu," ujar Presiden memastikan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah kemarin.

Baca: Hari Ini Betrand Peto Disunat, Ruben Onsu Terharu Dengar Perkataan Sinyo ke Thania di Rumah Sakit

Baca: Abash Heran, Lucinta Luna Baru Masuk Sel Sudah Utang Rp 300 Ribu ke Napi Lain & Minta Dibawakan Ini

Presiden menegaskan kembali, mereka yang telah menjalani observasi selepas evakuasi dari Provinsi Hubei, China, dalam kondisi sehat dan siap kembali berkumpul bersama keluarga setelah telah menjalani masa observasi selama 14 hari di Natuna.

Rahayu (56), ibu dari Dista Wahyu Prasetyo (21), mahasiswa Wuhan University of Technology, Hubei, Cina, akan menyambut kedatangan buah hatinya, di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Ia mengaku akan menyiapkan syukuran kecil-kecilan di kediamannya Kampung Blok Sawo, RT 001/06, No 25, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

"Anaknya sih nggak minta apa-apa, cuma saya mau bikin syukuran kecil-kecilan saja di rumah. Makan-makan bersama keluarga besar saja," kata Rahayu.

Tak ada menu spesial yang akan disajikan menurut Rahayu. Namun, ia menyebut bahwa Dista memintanya untuk dibuatkan sambal kesukaannya.

Baca: Ganda Putra Dadakan Antarkan India Tantang Indonesia di Semifinal Kejuaraan Beregu Asia 2020

Baca: Fakta-fakta Janda Kaya Tewas Dibekap Kasur Lipat

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved