Minggu, 31 Agustus 2025

Virus Corona

Achmad Yurianto Minta Warga Segera Periksa jika Terdapat Gejala: Jangan Tebak-tebak Sendiri!

Achmad Yurianto meminta masyarkat yang memiliki gejala seperti influenza untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat

Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Achmad Yurianto kembali merilis data terbaru terkait kasus Covid-19 di Indonesia per Rabu (25/3/2020).

Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung BNPB, Yuri mengungkapkan terjadi penambahan jumlah pasien positif yang berhasil sembuh di Indonesia.

Ia menyatakan satu pasien telah dinyatakan negatif setelah melalui dua kali tes dan dinyatakan sembuh.

“Pasien yang berhasil sembuh ada 1 orang,” kata Yuri yang dikutip dari siaran langsung di YouTube BNPB Indonesia.

Sehingga, kata Yuri pasien sembuh di Indonesia total berjumlah 31 orang.

Sementara itu untuk warga yang terinfeksi virus ini juga terus bertambah.

Yurianto menyebut pihaknya menemukan kasus baru pasien positif virus corona sebanyak 105 orang.

Dengan demikian, data hingga Rabu (25/3/2020) pukul 12:00 WIB, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 790 orang.

“Ada penambahan konfirmasi positif yang kami dapatkan dari pemeriksaan PCR bukan rapid test yakni 105 kasus,” ujarnya.  

Baca: Update Rabu 25 Maret, 9 Orang Meninggal Akibat Corona di Depok

“Ada koreksi dengan jumlah total pasien positif yang kemarin sebanyak 686 menjadi 685,” jelas Yuri.

”Karena ternyata ada satu pasien yang tercatat di dua rumah sakit dengan nama yang hampir mirip,” imbuhnya.

“Sudah kami konfirmasi ke darah bahwa realnya adalah 685 ditambah sekarang 105 sehingga kasus kita sebanyak 790 kasus,” ungkapnya.

Dalam konferensi persnya ini, Yuri juga mengungkapkan terkait pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Hingga Rabu ini, kata Yuri, terdapat tambahan 3 orang yang meninggal dunia karena terinfeksi virus yang mewabah pertama di Wuhan, China ini.

“Sementara angka kematian setelah kita verifikasi ulang ada yang double dan sudah kami perbaiki sehingga datanya adalah 55 pada kemarin dan hari ini ada penambahan 3 orang,” kata Yuri.

“Sehingga total pasien yang meninggal dunia ada 58 orang,” imbuhnya.

(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan