Breaking News:

Suruh Najwa Shihab untuk Meminta Maaf, Arteria Dahlan: Apa Perlu Kita Umbar Aib & Dosamu?

Arteria Dahlan sebut statement Najwa Shihab disengaja untuk fitnah anggota DPR, suruh sang jurnalis minta maaf dan perbaiki diri.

Geraldi/mr, tangkapan layar YouTube Najwa Shihab
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan angkat bicara mengenai kritikan yang diberikan Presenter Program Mata Najwa, Najwa Shihab pada parlemen. 

TRIBUNNEWS.COM - Beberapa hari terakhir, tanggapan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan terhadap video kritikan Najwa Shihab menyita perhatian publik.

Semua bermula dari salah satu video Najwa Shihab yang ia unggah di kanal YouTube miliknya.

Dalam video berjudul Kepada Tuan Puan DPR Yang Terhormat Catatan Najwa itu, putri Quraish Shihab ini menyoroti kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di tengah pandemi virus corona yang saat ini tengah melanda Indonesia.

Arteria menilai, banyak hal yang disampaikan Najwa cenderung tidak benar dan provokatif.

"Saran saya secara pribadi, selaku anggota Komisi III, selaku anggota Badan Legislasi, dan selaku Deputi Penerangan Umum Satgas Lawan Covid-19 meminta Najwa minta maaf," kata Arteria dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

"Ini kan statementnya sudah dikonstruksikan dan disengaja benar-benar untuk memfitnah dan menista pribadi maupun anggota DPR," lanjut dia.

 Mulai Andre Rosiade Hingga Arteria Dahlan, Berikut 4 Anggota DPR yang Serang Balik Najwa Shihab

 Suruh Najwa Shihab Minta Maaf, Arteria Dahlan: Statementnya Disengaja untuk Memfitnah & Menista DPR

 Ingat Arteria Dahlan? Dulu Viral karena Bentak Emil Salim, Kini Lakukan Ini Demi Tangani Corona

Arteria Dahlan
Arteria Dahlan (Tribunnews)

Ia melanjutkan, pernyataan wanita yang akrab disapa Nana itu memiliki konsekuensi hukum yang serius.

Apalagi ia menyampaikan hal tersebut saat negara sedang dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini.

"Saya yakin banyak yang disampaikan Najwa juga belum tentu benarnya."

"Tapi kan mereka malas menanggapinya dan mempermasalahkannya," imbuhnya.

HALAMAN SELANJUTNYA ==================>

Berita Populer
Penulis: Irsan Yamananda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved