Breaking News:

Terbukti Edarkan 37,9 Kg Sabu, Dua Oknum Polisi Divonis Mati Pengadilan Negeri Depok

Dua oknum polisi divonis mati Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, atas kasus peredaran Narkoba seberat 37,9 kilogram sabu.

ISTIMEWA
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Dua oknum polisi divonis mati Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, atas kasus peredaran Narkoba seberat 37,9 kilogram sabu.

Vonis dijatuhkan Majelis Hakim yang diketuai Muhammad Iqbal Hutabarat dan beranggotakan Forci Nilpa Darma serta Nugraha Medica Prakasa.

Humas PN Depok Ahmad Fadil mengatakan sidang vonis perkara bernomor 56/Pid.Sus/2020/PN.Dpk atas nama terdakwa Hartono dan Faisal dilakukan melalui persidangan conference.

"Benar pada hari Kamis tanggal 14 Mei 2020 sekitar Pukul 13.00 WIB, PN Depok menyidangkan dua perkara tersebut diatas dengan Agenda persidangan adalah Pembacaan Putusan terhadap perkara tersebut," kata Fadil dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (14/5/2020).

Baca: Ridwan Kamil Sebut Ada Anomali Harga Bahan Pokok di Jabar, Banyak Pedagang Banting Harga

Terdakwa yang didampingi oleh penasehat hukumnya itu, kata Fadil, terbukti bersalah sebagaimana dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan melanggar Pasal 114 Ayat (2), jo Pasal 132 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentant narkotika.

"Pada pokoknya, masing-masing dijatuhi pidana Mati ditambah dengan pidana tambahan yaitu mencabut hak komunikasi terdakwa tersebut dengan siapapun, putusan yang sama dijatuhkan terhadap perkara 121/Pid.Sus/2020/Pn.Dpk atas nama terdakwa Muhammad Mahmuji," katanya.

Keputusan Majelis Hakim, tutur Fadil didasari pertimbangan hukum yang telah dibacakan hakim dalam putusannya.

Baca: Siswi SMP yang Bunuh Bocah 5 Tahun Dikenal Berprestasi di Sekolah dan Jadi Korban Pelecehan

Bahwa pidana mati tersebut dijatuhkan berdasarkan pertimbangan antara lain jumlah narkotika jenis sabu seberat 37,9 Kilogram.

"Dan terdakwa Hartono dan Faisal masing-masing adalah anggota kepolisian yang tentunya mengerti hukum dan semestinya menjadi contoh bagi masyarakat. Kemudian mereka merupakan sindikat jaringan narkotika yang besar, yang mana asal mula narkotika jenis sabu yang mereka dapat adalah berasal dari Batam," kata Fadil.

Baca: PM Jepang Berharap Pos Internasional Akan Jadi Perhatian, Bisa Segera Buka Bagi Indonesia

Meski begitu, Fadil mengatakan Pengadilan Negeri Depok memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menanggapi hasil vonis tersebut.

"Bahwa terhadap putusan yang dibacakan tersebut masih dapat dilakukan upaya hukum baik itu oleh para terdakwa maupun oleh Jaksa Penuntut Umum," ujar Fadil.

Penulis: Vini Rizki Amelia

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul PN Depok Vonis Mati Dua Oknum Polisi Pengedar Sabu 37,9 Kilogram

Berita Populer
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved