Belum Tetapkan Satupun Tersangka di Kasus Dugaan Suap Pejabat Kemendikbud, Ini Kata Polisi

Yusri mengatakan saat ini pihaknya mempelajari terlebih dahulu duduk perkara kasus suap yang dilimpahkan dari KPK.

Igman Ibrahim
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya belum menetapkan satupun tersangka dalam kasus kasus suap tunjangan hari raya (THR) pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Hingga kini, tujuh orang yang diduga terlibat telah dipulangkan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan alasan pihak kepolisian belum menetapkan satupun tersangka dalam kasus tersebut.

Baca: Polisi Pulangkan 7 Orang yang Terjaring OTT Kasus Suap THR Pejabat Kemendikbud

Baca: Polda Metro Jaya Masih Selidiki Kasus Suap THR Pejabat Kemendikbud

Hingga kini, polisi masih mendalami kontruksi peristiwa kasus tersebut.

"Ini lagi didalami konstruksi peristiwanya seperti apa, karena baru diserahkan (berkas perkara, Red)," kata Yusri kepada wartawan, Sabtu (23/5/2020).

Yusri mengatakan saat ini pihaknya mempelajari terlebih dahulu duduk perkara kasus suap yang dilimpahkan dari KPK.

Dia mengaku tidak bisa sembarangan menetapkan seorang sebagai tersangka.

"Saya pelajari dulu, ini ditangkap kenapa ini, masalahnya apa ini. Namanya dipelajari dulu. Belum langsung tersangka, orang masih penyelidikan masa tersangka," ungkapnya.

Lebih lanjut, Yusri mengatakan pihaknya akan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Termasuk ketujuh orang yan telah dipulangkan oleh pihak kepolisian.

"Apa tindak lanjut ke depan? Kita akan klarifikasi bukan memanggil paksa. Masa langsung tersangka, berarti udah penyidikan dong," pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved