Lebaran 2020

Pesan Idul Fitri dari Menteri Agama: Mari Bahagia Sambut Idul Fitri Meski dalam Pandemi Corona

Fachrul mengajak agar umat Islam menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa suka cita.

TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Umat muslim melaksanakan salat ied pada Hari Raya Idulfitri 1440 H di Taman Alun-Alun Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (5/6/2019). Pelaksanaan salat Idulfitri 1440 H di Kota Bandung berjalan aman dan tertib. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi memberikan pesan Idul Fitri 1441 Hijriah yang akan jatuh pada hari Minggu (24/5/2020) besok.

Fachrul mengajak agar umat Islam menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa suka cita. Menurutnya, momen ini merupakan saat kembali ke fitrah bagi umat Islam.

"Mari kita sambut Idul Fitri 1441 Hijriah dengan suka cita dan bahagia karena ini hari ini kemenangan dan hari kembalinya ke fitrah yang suci," ujar Fachrul melalui pesan video, Sabtu (23/5/2020).

Dirinya mengajak umat Islam tetap berbahagia meski di tengah pandemi corona. Perayaan Idul Fitri pada tahun ini dilaksanakan secara berbeda dengan tahun sebelumnya akibat pandemi ini.

Baca: Himbauan Ketua KPAI Agar Anak Nyaman Rayakan Lebaran Selama Pandemi Covid -19

"Pandemi Covid-19 tidak boleh mengurangi kebahagian dalam menyambutnya meski dirayakan dengan cara yang berbeda," tutur Fachrul.

Baca: Masih Pandemi, Anies Tiadakan Open House dan Halal Bi Halal di Hari Lebaran

Momen Idul Fitri, menurut Fachrul harus diisi dengan gema takbir dan tahmid sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT.

Baca: Siapkan Patroli Berskala Besar, Polisi Imbau Warga Jakarta Bersabar dan Shalat Ied di Rumah

"Mari kita ungkapkan kegembiraan kita dengan takbir dan tahmid sebagai ungkapan rasa syukur dan pengakuan dan oengaguman kebesaran Allah SWT," ujar Fachrul.

Seperti diketahui, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan takbir keliling serta Salat Id di masjid. Langkah ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved