Breaking News:

Haji 2020

Daftar Dokumen yang Diperlukan Calon Jemaah Haji 2020 untuk Tarik Kembali Setoran Pelunasan

Berikut daftar beberapa dokumen yang diperlukan bagi para calon jemaah haji tahun keberangkatan 1441H/2020 yang ingin menarik setoran pelunasan.

www.instagram.com/mastiday
Ilustrasi jemaah ibadah haji 

Dana yang bisa ditarik kembali adalah setoran pelunasan, bukanlah setoran awal haji.

Namun apabila jemaah menarik dana setoran awal, itu sama saja dengan membatalkan rencana mendaftar keberangkatan haji.

"Jemaah yang batal berangkat tahun ini, dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasannya," ungkap Muhajirin dikutip dari Kemenag.go.id.

"Meski diambil setoran pelunasannya, jemaah tidak kehilangan statusnya sebagai calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 1442H/2021M," lanjutnya.

Baca: Pastikan Dana Calon Jamaah Haji Aman, Ali Ngabalin: Saya Yakin Tak Ada yang Ingin Tarik Uangnya

Baca: Cerita Calon Jemaah yang Kecewa Haji Dibatalkan, Daftar Sejak 2011 dan Sudah Lunasi Pembayaran

Dalam kesempatan itu, Muhajirin juga menjelaskan terkait beberapa dokumen yang harus disiapkan calon jemaah haji dalam mengajukan penarikan dana setoran pelunasan.

Berikut beberapa dokumen yang perlu dilengkapi oleh para calon jemaah haji 2020:

1. Surat permohonan pengembalian setoran pelunasan Biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) kepada kantor Kemenag tingkat kabupaten dan kota tempat mendaftar

2. Bukti asli setoran lunas Bipih yang dikeluarkan oleh Bank Penerima Setoran (BPS)

3. Fotokopi buku tabungan yang masih aktif atas nama jemaah haji dan memperlihatkan aslinya

4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan memperlihatkan aslinya

Halaman
1234
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved