Breaking News:

Kasus Novel Baswedan

Novel Baswedan Heran Ada Jenderal Polisi Bintang 2 Ikut Membela Terdakwa

Novel Baswedan merasa heran ketika ada jenderal polisi bintang dua menjadi pengacara dua terdakwa dalam kasus penyiraman air keras kepada dirinya.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan berpose usai wawancara khusus dengan Tribunnews di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/6/2020). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan merasa heran ketika ada jenderal polisi bintang dua menjadi pengacara dua terdakwa dalam kasus penyiraman air keras kepada dirinya.

Diketahui, tim kuasa hukum dua terdakwa kasus penyerangan terhadap Novel, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, berasal dari Divisi Hukum Polri yang diketuai oleh Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho.

Alumni Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana 1993 ini sebelumnya menjabat Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya menggantikan Krishna Murti pada Agustus 2016.

Saat menjabat Dirkrimum Polda Metro Jaya, Rudy menangani kasus penyiraman air keras terhadap Novel.

Namun, tersangka kasus ini baru dimunculkan saat ia tak lagi menangani kasus tersebut, yakni saat Dikrimum Polda Metro dijabat Suyudi Ario Seto.

"Saya juga agak heran. Yang pertama, kasus ini kalau benar bahwa dia adalah berbuat menyerang saya. Yang aparatur sedang bekerja, ini kan' memalukan institusi [Polri]. Dan ini dibela, ok kalau dibela itu memang haknya dia katanya," kata Novel ketika berbincang dengan Tribun Network di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Novel mencontohkan kasus yang bisa saja menjerat anggota Polri, seperti polisi yang kena kasus narkoba.

Menurut dia, tidak banyak anggota Polri yang sampai dibela seorang jenderal.

"Tapi kalau diaturannya yang saya dengar diperaturannya disebutkan bahwa kalau kaitan dengan tugas. Kalau serang saya kan' bukan tugas. Yang kedua kita lihat lagi, yang ngebela jenderal loh, turun langsung," katanya.

Novel bisa memaklumi sesama anggota Polri berkewajiban menjaga nama baik institusi.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved