Breaking News:

Asuransi Jiwasraya

Dirut Jiwasraya Kesulitan Temukan Catatan Pembukuan Jual-Beli Saham Jiwasraya

Dia mengaku tidak menemukan dokumen transaksi penjualan dan pembelian saham yang dikelola secara baik di perusahaan itu.

Tribunnews.com/Glery Lazuardi
sidang Jiwasraya 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Hexana Tri Sasongko, mengungkap kondisi internal perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan tersebut.

Dia mengaku tidak menemukan dokumen transaksi penjualan dan pembelian saham yang dikelola secara baik di perusahaan itu.

Kondisi itu terjadi sebelum, dia menjabat sebagai Direktur Utama sejak tahun 2018.

Hal ini diungkap saat, Hexana memberikan keterangan sebagai saksi perkara dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya.

Baca: Kasus Jiwasraya, MAKI Apresiasi Keberanian Jaksa Agung Bongkar Keterlibatan 13 MI

Sidang digelar di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2020).

"Saya katakan saya tidak menemukan dokumentasi yang baik. Tidak ada ya, sangat sulit menemukan dokumen transaksi," kata Hexana.

Dia menjelaskan dokumen transaksi itu seharusnya dimulai dari analisa risiko kredit. Dokumen transaksi itu dicatat oleh divisi investasi dan keuangan.

"Dicatat di divisi investasi," kata dia.

Setelah, menempati posisi Direktur Utama, baru upaya pencatatan transaksi dilakukan.

"Setelah saya menjadi direktur utama, saya punya daftar transaksi. Karena justru ketika saya masuk, saya tidak menemukan administrasi yang baik," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved