Breaking News:

Kasus Djoko Tjandra

Kabareskrim Polri Dinilai Perlihatkan Kinerja Luar Biasa Dapat Tangkap Djoko Tjandra 

(PP) mengapresiasi kinerja Listyo Sigit karena penangkapan Djoko Tjandra menjawab keraguan publik atas Korps Bhayangkara.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Langkah cepat Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo beserta timnya dalam menciduk buron kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan hak tagih (cassie) Bank Bali Djoko Tjandra dinilai luar biasa. 

Organisasi Pemuda Pancasila (PP) mengapresiasi kinerja Listyo Sigit karena penangkapan Djoko Tjandra menjawab keraguan publik atas Korps Bhayangkara. 

"Kami apresiasi langkah Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya dalam kasus Djoko Tjandra. Ini sebuah prestasi yang diperlihatkan ke publik terkait penegakan hukum bangsa kita," ujar Sekjen PP Arif Rahman, dalam keterangannya, Senin (3/8/2020). 

Baca: Djoko Tjandra Warga Papua Nugini, Pindah ke Malaysia Hingga Dapat Izin Tinggal Tetap di Negeri Jiran

Baca: Otto Hasibuan Pertanyakan Dasar Penahanan Djoko Tjandra, Pertimbangkan Opsi Praperadilan

Apresiasi Arif kepada Listyo Sigit tak dipungkiri karena yang bersangkutan terjun langsung ke lapangan menciduk Djoko Tjandra dari Malaysia ke Indonesia. 

Menurutnya langkah tersebut patut ditiru dari seorang pimpinan dan bisa menjadi contoh bagi jajaran Korps Bhayangkara. Belum lagi komitmen untuk menindak tegas terhadap oknum-oknum kepolisian yang membantu Djoko Tjandra

"Beliau juga tidak ragu untuk menyebutkan siapa saja yang terlibat dalam kasus Djoko meski anak buahnya sekalipun. Beliau ingin menciptakan suasana yang benar-benar transparan dan akuntabel dalam proses penegakan hukum," kata Arif. 

Lebih lanjut, Arif meminta Bareskrim untuk selalu terbuka dan transparan.

Bahkan jika perlu Bareskrim harus membekukan aset-aset Djoko Tjandra, baik yang ada di luar negeri maupun dalam negeri.

"Ini harus segera dilakukan demi penegakan hukum bangsa dan negara. Selamat kepada Kabareskrim atas kerja kerasnya selama ini," pungkasnya. 
 

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved