Breaking News:

Penunjukan Eks Tim Mawar Pejabat Kemenhan, Konsekuensi Logis Pengangkatan Prabowo jadi Menhan 

Jazilul mengatakan secara formal, bisa saja Prabowo merekrut anak buahnya terdahulu untuk turut serta di Kementerian Pertahanan.

MPR RI
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Minggu (23/8/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo diketahui menyetujui dua mantan anggota tim mawar menjadi pejabat di Kementerian Pertahanan

Terkait hal itu, Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengatakan penunjukan dua mantan anggota tim mawar adalah konsekuensi dari pengangkatan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan. 

"Secara politis itu konsekuensi logis dari pengangkatan Pak Prabowo sebagai Menhan. Toh, hanya sebagian kecil saja kelompok yang keberatan Pak Prabowo jadi Menhan yang dulunya dua kali nyapres," ujar Jazilul, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (28/9/2020). 

 Jazilul mengatakan secara formal, bisa saja Prabowo merekrut anak buahnya terdahulu untuk turut serta di Kementerian Pertahanan

Asalkan orang tersebut, kata dia, memenuhi syarat untuk menduduki jabatan yang dimaksud dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Meski demikian, politikus PKB tersebut menilai seharusnya yang diangkat adalah orang yang memiliki rekam jejak baik dan cakap untuk mengemban amanah itu. 

"Hemat saya, idealnya atau mestinya mengangkat orang yang cakap, berprestasi dengan rekam jejak yang baik. Namun, pada ujungnya tergantung pada yang memiliki wewenang," tandasnya. 

Baca: Dinilai Cederai Komitmen HAM, Presiden Jokowi Diminta Batalkan Kepres Eks Tim Mawar Masuk Kemenhan

Sebelumnya diberitakan, Amnesty Internasional Indonesia menilai keputusan Presiden Joko Widodo menyetujui dua mantan anggota tim mawar menjadi pejabat di Kementerian Pertahanan sebagai langkah mundur.

"Dengan mendukung Menteri Pertahanan mengangkat dua orang ini, Presiden Jokowi membuat bangsa ini mundur ke belakang," ujar Koordinator Kampanye Amnesty International Indonesia Novel Matindas dalam konferensi pers virtual, dikutip dari Kompas.com, Minggu (27/9/2020).

Dua nama eks anggota tim mawar tersebut adalah Brigjen TNI Dadang Hendrayudha dan Brigjen TNI Yulius Selvanus.

Halaman
123
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved