Breaking News:

Kasus Djoko Tjandra

Keberadaan Djoko Tjandra Pernah Terendus di Taiwan dan Korea Selatan, Jauh Sebelum Dia Tertangkap

Keberadaan terpidana hak tagih Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra pernah terendus di Taiwan dan Korea Selatan.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Terpidana kasus cessie Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra selaku terdakwa perkara suap kepada jaksa dan perwira tinggi Polri serta pemufakatan jahat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2020). Sidang tersebut beragendakan pemeriksaan sejumlah saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Kadiv Humas Polri, Komjen (Purn) Setyo Wasisto mengungkapkan, keberadaan terpidana hak tagih Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra pernah terendus di dua negara, jauh sebelum tertangkap pada Juli 2020 lalu.

Senin (23/11/2020) kemarin, Wasisto menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus penghapusan red notice dengan terdakwa Brigjen Pol Prasetijo Utomo.

Setyo dihadirkan sebagai saksi lantaran pernah menjabat sebagai Sekretaris NCB Interpol pada periode 2013-2015.

Setyo mengaku pernah bersurat dengan interpol Taiwan lantaran ada informasi keberadaan Djoko Tjandra.

"Kami minta kerja sama NCB Interpol Taiwan memberikan atensi dan apabila masuk ke agar bisa ditangkap dan ditahan," ungkap Setyo dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Selain Taiwan, keberadaan Djoko Tjandra juga sempat terendus di Korea Selatan.

Setyo mengaku pernah bersurat dengan pihak Interpol Korea Selatan untuk menangkap Djoko Tjandra bila masuk wilayah Korea.

"Kami dapat informasi saya lupa putra atau putri Djoko Tjandra menikah di Korea sehingga, kami berharap ada kerja sama Interpol Korea menangkap yang bersangkutan apabila masuk Korea," ujarnya.

Setyo tidak begitu ingat kapan kejadian tersebut. Hanya saja kejadian tersebut terjadi saat dirinya masih menjabat sebagai Sekretaris NCB Interpol pada 2013-2015.

Baca juga: Terima Dokumen Skandal Djoko Tjandra, KPK Kaji Kemungkinan Jerat Pihak Lain

"Taiwan 2014, Korea 2015 kalau tidak salah," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved