Breaking News:

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Kabulkan Permohonan PKPU Kresna Life

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengabulkan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) atas termohon dalam hal ini PT Asuransi Jiwa Kresna,

Kompas.com
Gedung Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengabulkan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) atas termohon dalam hal ini PT Asuransi Jiwa Kresna, atau yang dikenal Kresna Life.

Dengan dikabulkannya permohonan yang diajukan oleh pemohon bernama Lukman Wibowo tersebut, maka nasabah Kresna Life lainnya berpotensi tidak akan memperoleh pengembalian dana yang mereka tempatkan di Kresna Life secara penuh.

Hal ini mengingat putusan PKPU akan memiliki konsekuensi pada dua opsi yakni, perdamaian atau kepailitan.

Saat ini, status PKPU atau kepailitan sendiri masih bersifat Putusan Sela hingga 45 hari ke depan pasca-putusan sementara ini dibacakan Hakim pada 10 Desember 2020 kemarin.

"Memerintahkan Pengurus dari TERMOHON PKPU (PT ASURANSI JIWA KRESNA) dan Kreditur yang dikenal dengan surat tercatat atau melalui kurir, untuk menghadap dalam sidang yang diselenggarakan paling lambat pada hari ke-45 (empat puluh lima) terhitung sejak Putusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang sementara Aquo diucapkan;," tulis salah poin putusan perkara bernomor 389/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst yang dikutip, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: OJK Selidiki Kasus Gagal Bayar Polis Rp 6,4 Triliun Kresna Life

Sehubungan dengan dikabulkannya PKPU sementara Kresna Life, Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pun telah menunjuk Hakim Pengawas yang terdiri dari Hakim-Hakim Niaga pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Nantinya, para Hakim tersebut akan mengawasi proses PKPU Kresna Life pada saat berhadapan dengan para nasabah.

Selain menunjuk para Hakim Pengawas, Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat juga telah menunjuk dan mengangkat Tim Pengurus PKPU yang terdiri dari Rynaldo Batubara, Beresman Jupiter Siagian, Ivan Nugroho, dan Josua Septian.

Pengurus PKPU ini akan bertindak sebagai Tim Kurator karena Kresna Life dinyatakan pailit.

"Memerintahkan Pengurus dari TERMOHON PKPU (PT ASURANSI JIWA KRESNA) dan Kreditur yang dikenal dengan surat tercatat atau melalui kurir, untuk menghadap dalam sidang yang diselenggarakan paling lambat pada hari ke-45 (empat puluh lima) terhitung sejak Putusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang sementara Aquo diucapkan," tulis putusan sela PKPU Kresna Life tersebut.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved