Breaking News:

Natalius Pigai Nilai Isu Rasisme Dilakukan oleh Buzzer: Ada Remote Control yang Kendalikan

Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menyerahkan kasus tindak rasisme ke Polisi untuk diusut tuntas.

Tribunnews.com/ Rina Ayu
Mantan Komisioner Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai di sekretariat nasional (Seknas), Hos Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menilai pelaku tindakan rasisme yang dilakukan baik terhadap dirinya maupun orang lain adalah buzzer.

Buzzer yang dimaksud Pigai adalah para pendukung Jokowi saat ini. 

Dia menyebutkan beberapa nama, termasuk Ambroncius Nababan

"Maka itu kalau buzzer yang melakukan, maka ada remote control yang kendalikan," kata Pigai saat dihubungi, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Usai Diperiksa, Ambrocius Nababan Masih Belum Ditetapkan Tersangka

Baca juga: Bareskrim Polri Ambil Alih Kasus Ambroncius Nababan, Segera Diperiksa Terkait Konten Rasisme

Baca juga: Ini Alasan Ambrocius Nababan Unggah Konten Rasisme, Kesal dan Marah Kepada Natalius Pigai

Pigai meyakini pengendali atau remote control buzzer tersebut ada di lingkaran kekuasaan.

"Orang yang berada di dalam kekuasaan menjadi remote control untuk menggunakan isu rasisme. Dan isu rasisme tidak hanya kepada kelompok oposisi, tetapi juga menentang satu komunitas di Papua," tambahnya.

Pigai tak terlalu tertarik untuk membahas  satu oknum rasisme, dalam hal ini Ambroncius.

Dia menyerahkan semuanya ke kepolisian.

"Oknumnya bukan hanya dia saja, sementara negara mengabaikan. Kalau negara hadir, rantai kejahatan rasisme ini bisa diputus. Saya kira apa yang saya lakukan untuk menghukum individual, tapi untuk menyelesaikan secara komprehensif," pungkasnya.

Penulis: Reza Deni
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved