Breaking News:

Kisah Menarik dan Pesan Letjen Ali Hamdan Bogra, 'Kakak Besar' Calon Bintara TNI AD Otsus Papua

Letjen TNI Ali Hamdan Bogra dijuluki Kakak Besar oleh pemuda pemudi Papua, khususnya mereka yang menjalani pendidikan menjadi prajurit TNI AD

Capture Chanel Youtube TNI AD
Letjen TNI Ali Hamdan Bogra 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Letjen TNI Ali Hamdan Bogra dijuluki 'Kakak Besar' oleh pemuda pemudi Papua, khususnya mereka yang menjalani pendidikan menjadi prajurit TNI AD lewat program 1.000 prajurit otonomi khusus (otsus) Papua.

Bagaimana tidak, Letjen TNI Ali Hamdan Bogra dinilai berjasa besar bagi para calon bintara Otsus Papua dalam menggapai mimpi bergabung dengan TNI AD.

Ya, pria kelahiran Papua 6 Januari 1963 tersebut memang menjadi inisiator program 1.000 prajurit Otsus Papua ketika dirinya menjabat sebagai Pangdam XVIII/ Kasuari Papua Barat.

Kini 1.000 orang asli Papua yang direkrut lewat program Otsus tersebut menjalani Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) di sejumlah Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) di Pulau Jawa.

Ada pun rinciannya, 330 prajurit siswa menjalani Dikmaba di Rindam III/ Siliwangi Bandung, 240 menjalani pendidikann di Rindam IV/ Diponegoro, 260 siswa digembleng di Rindam V/ Brawijaya Surabaya, dan 130 calon bintara mengikuti pendidikan di Rindam Jaya Jakarta.

Baca juga: Cerita di Balik 1.000 Pemuda Asli Papua yang Direkrut Jadi Prajurit TNI AD

Baca juga: Bocah 8 Tahun itu Jadi Saksi Kunci Kekejian Ayahnya Hendak Cabuli dan Bunuh Putri Pak Kades

Kemudian 40 putri asli Papua mengikuti Dikmaba di Pusat Pendidikan (Pusdik) Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Lembang, Bandung.

Para calon bintara prajurit karir Otsus Papua tersebut diketahui menempuh pendidikan selama 20 minggu, terhitung mulai 4 November 2020 hingga 23 Maret 2021 dengan materi pendidikan dasar keprajuritan

Meskipun terbilang singkat menjabat sebagai Pangdam XVIII/ Kasuari Papua Barat, tetapi idenya mampu mengantarkan pemuda pemudi asli Papua direkrut menjadi prajurit TNI AD.

Letjen TNI Ali Hamdan Bogra diketahui menjabat sebagai Pangdam XVIII/ Kasuari Papua Barat dari April-Agustus 2020.

Kemudian, ia mendapat promosi jabatan bintang tiga atau Letnan Jenderal (Letjen) sebagai Koordinator Staf Ahli KSAD hingga akhirnya menjadi perwira tinggi di Mabes TNI AD pada 26 Januari 2021 dalam rangka pensiun.

Halaman
1234
Penulis: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved