Breaking News:

Sidang Gugatan Kasus Pembelian Lahan Cengkareng Era Ahok Diagendakan Berjalan Selama Sepekan

Diketahui penundaan agenda perdana sidang gugatan praperadilan tersebut dikarenakan pihak termohon II dalam hal ini Kejaksaan Tinggi tidak hadir.

Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Sidang lanjutan praperadilan gugatan MAKI atas kasus dugaan korupsi lahan di Cengkareng oleh Pemprov DKI Jakarta era Ahok, di PN Jaksel, Senin (1/3/2021) 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Agenda sidang praperadilan gugatan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) atas dugaan kasus korupsi lahan di Cengkareng pada Pemprov DKI Jakarta era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya digelar, Senin (1/3/2021) setelah sebelumnya ditunda.

Diketahui penundaan agenda perdana sidang gugatan praperadilan tersebut dikarenakan pihak termohon II dalam hal ini Kejaksaan Tinggi tidak hadir.

Gugatan MAKI ditujukan kepada Kapolda Metro Jaya sebagai termohon I, Kajati DKI Jakarta termohon II, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) termohon III, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) termohon IV.

Baca juga: Hari Ini PN Jaksel Lanjutkan Sidang Kasus Dugaan Korupsi Lahan Cengkareng Era Ahok

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com di lokasi, keempat termohon hadir di dalam ruang sidang 7 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam sidang lanjutan ini, Hakim Tunggal Fauziah Hanum menjelaskan secara rinci agenda persidangan yang akan dilakukan dalam satu pekan ini.

"Besok Selasa 2 Maret 2021 agenda persidangan jawaban termohon 1 sampai 4, Rabu 3 Maret pembuktian dari pemohon 1 dan 2, Kamis 4 Maret pembuktian pihak termohon 1 sampai 4, Jumat 5 Maret kesimpulan, dan putusan akan dibacakan Selasa 9 Maret 2021," ungkap Fauziah.

Fauziah mengatakan untuk para termohon, dapat mendatangkan para ahli dan saksi dalam agenda pembuktian pada 4 Maret 2021.

Baca juga: Kejati DKI Tak Hadir, Sidang Kasus Lahan Cengkareng Era Ahok Ditunda Pekan Depan

Lebih lanjut, dia mengingatkan kepada seluruh pihak termohon untuk dapat hadir menepati jadwal yang sudah disepakati dalam sidang.

"Apabila ada pihak yang tidak menggunakan haknya berarti sepakat tidak menggunakan haknya," katanya.

Halaman
1234
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved