Breaking News:

Kisah Viral Emak-emak Vs Debt Collector, Motor Mau Dirampas Modus Tuduhan Pelat Nomor Palsu

Terlihat salah sasaran, debt collector yang memakai baju polkadot hitam mengatakan hanya mau mencocokan rangka nomor saja.

facebook mey agustin
Kisah video viral emak-emak melawan debt collector. 

Viral Debt Collector Vs Emak-emak di jalan. Emak-emak tersebut dituduh memakai pelat nomor palsu.

Video ini dibagikan oleh akun Facebook Inah Hopipah. Kedua pria terlihat sedang memeriksa nomor mesin motor.

Keduanya mengenakan kaos hitam dan topi. Mereka mengatakan bahwa pelat nomor tersebut palsu.

"Ini modus ya apa ya. Memang ya leasing motor masih begitu ya. Walau motor kredit padahal sudah di bayar cicilan sama bayar pajak. Palsu dari mana ya. Ini kejadian barusan ya di Juanda dekat pom bensin," tulis Inah Hopipah.

Emak-emak tersebut merekam kedua aksi debt collector saat mengecek nomor mesin.

"Nah guys motor saya disangka palsu. Coba buka maskernya. Katanya dari leasing," kata Inah menantang pria yang mengaku dari leasing.

Pria berbadan kurus itu pun membuka topi dan maskernya. "Oke sip thank you," kata si Inah.

Seorang pria yang mengenakan baju putih itu sebenarnya sudah menjelaskan jika apa yang dituduhkan sang debt collector salah.

"Ini bukan palsu, ini kan sama-sama O kan enggak beda," katanya.

Terlihat salah sasaran, debt collector yang memakai baju polkadot hitam mengatakan hanya mau mencocokan rangka nomor saja.

Kita cuma mau nyocokkan rangka nomor saja," katanya.

"Nah sekarang kan sudah kalian lihat ini platnya asli, terus permasalahannya apa," kata pria berbaju putih tadi.

"Enggak ada, kita lewat terus kita lihat sepertinya palsu, makanya kita cek," jawab seorang debt collector.

Ikuti terus peristiwa menarik dari daerah lainnya di Tribunnews

Artikel ini telah tayang di Gridmotor.id dengan judul Viral Debt Collector Vs Emak-emak, Dituduh Pakai Pelat Nomor Palsu

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Gridmotor.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved