Breaking News:

Percakapan Penyuap Juliari Batubara dan Eks PPK Kemensos, Terungkap Soal Kata 'Titipan Pak Menteri'

Sebelum tiba pada pernyataan 'titipan Pak Menteri', Joko mempertanyakan apakah tidak ada beras yang lain.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12/2020). 

"Supaya beliau sungkan, terlihat benar. Itu benar-benar bohong, pak," ucap Harry.

"Saudara berani bohongin Pak Joko?" tanya Jaksa Azis.

Harry menjelaskan ia berbohong karena negosiasi beras dengan Joko berlangsung alot.

Baca juga: Penyuap Juliari Batubara Sebut Komitmen Fee Paket Bansos Covid-19 Sebesar Rp30 Ribu

"Lalu kamu nama menteri kamu jual sama Pak Joko. Enggak takut dikonfrontir dengan Pak Menteri?" tanya Jaksa Azis.

Harry mengaku siap dikonfrontir.

"Tapi benar-benar saya bohongi Pak Joko hanya untuk memutus," ujar Harry.

Jaksa Azis kembali menanyakan apakah Harry sedang melindungi Juliari.

Baca juga: Perusahaan Penyuap Juliari Batubara Salurkan Bansos, PT Tigra Bergerak di Pendistribusian Pupuk

"Enggak, enggak kenal, pak. Enggak kenal menteri," jawab Harry.

Harry Van Sidabukke yang berprofesi sebagai pengacara dalam perkara ini didakwa menyuap Juliari Batubara serta dua eks PPK Kemensos, Adi Wahyono dan Matheus senilai Rp1,28 miliar.

Harry diduga memberikan uang untuk memuluskan mendapatkan paket pengadaan bansos sebanyak sebanyak 1.519.256 paket.

Pengadaan paket itu dilakukan melalui PT Pertani (Persero) dan melalui PT Mandala Hamonangan Sude.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved