Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Ngabalin Mengaku Belum Kantongi Rincian Reshuffle Kabinet

Ngabalin hanya mengetahui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan berdiri sendiri

Tangkap layar channel YouTube Indonesia Lawyers Club
Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin 

Ia mengatakan hanya mengetahui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan berdiri sendiri.

Lembaga itu tak lagi digabung dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Selain itu Ngabalin juga menyebut Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan berubah jadi Kementerian Investasi.

Nantinya Bahlil Lahadalia akan menjabat posisi menteri baru tersebut.

"Nomenklaturnya berubah dari kepala BKPM, terus tapi kan itu Kementerian Investasi dan Kepala BKPM," tutur Ngabalin.

Baca juga: POPULER NASIONAL Jadwal Reshuffle Kabinet | Data CVR Sriwijaya SJ-182 Berhasil Diunduh

Ngabalin kembali menegaskan reshuffle kabinet merupakan kewenangan Jokowi.

Baik itu mengubah susunan kabinet, mengangkat menteri yang baru, atau melantik kembali menteri yang ada.

"Artinya jika ditanya bisa saja kalau presiden mau presiden bisa melakukan apa yang beliau kehendak terkait dengan susunan kabinet.

Atau diganti atau mengangkat yang baru, atau melantik kembali yang ada, kan, begitu misalnya," ujarnya.

Sehari sebelumnya Staf Khusus Wakil Presiden di Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidlowi mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengajak Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin berembuk membicaran kocok ulang menteri atau reshuffle kabinet.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved