Breaking News:

Penyidik KPK Memeras

KPK Diminta Periksa Aziz Syamsuddin di Kasus Suap Wali Kota Tanjungbalai 

KPK harus mengusut tuntas semua pihak yang terlibat dalam kasus suap Wali Kota dan membawanya ke pengadilan Tipikor, termasuk Azis Syamsuddin.

Istimewa
Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu mendalami dan memeriksa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di balik kasus suap yang dilakukan Wali Kota Tanjung Balai M. Syahrial terhadap penyidik KPK AKP Stephanus Robin.

"Jangan seperti kasus Ketua Komisi III DPR Herman Heri yang mendadak hilang dari dalam BAP kasus korupsi Bansos yang melibatkan eks Menteri Sosial Juliari Batubara. Padahal dalam BAP yang dibacakan jaksa di sidang Tipikor nama Herman Heri disebut sebut diduga terlibat," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangannya, Jumat (23/4/2021).

Neta sendiri menyebut Ketua KPK Firli Bahuri sudah menerapkan zero tolerace terhadap penyimpangan yang ada di KPK.

Untuk itu, menurut Neta Firli harus mengusut tuntas semua pihak yang terlibat dalam kasus suap Wali Kota itu dan membawanya ke pengadilan Tipikor, termasuk Azis Syamsuddin.

Baca juga: Wali Kota Tanjungbalai yang Suap Penyidik KPK Pencinta Kendaraan Klasik, Harta Rp 11 Miliar

"Dalam hal ini kredibilitas Firli diuji, mampukah dia menyeret Azis Syamsuddin ke pengadilan Tipikor, dengan tuduhan turut serta dalam kasus pemerasan dan gratifikasi yang melibatkan penyidik KPK?" sambung Neta.

"Dalam kasus Herman Heri, Firli seperti tak berdaya. Namun dalam kasus Azis Syamsuddin, IPW berharap, Firli menunjukkan kedigdayaannya sebagai jenderal yang anti korupsi," pungkasnya.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin yang meminta kepada penyidik KPK unsur Polri Stepanus Robin Pattuju (SRP) agar membantu mengurus perkara Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial di KPK.

Azis Syamsuddin dan Syahrial merupakan politisi Partai Golkar.

Baca juga: KPK: Azis Syamsuddin Meminta Penyidik KPK Bantu Urus Perkara Syahrial

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, permintaan Azis kepada Robin bermula saat pertemuan yang dilakukan mereka di rumah dinas Azis Syamsuddin.

Pertemuan tersebut terjadi pada Oktober 2020.

Halaman
123
Penulis: Reza Deni
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved