Breaking News:

Bursa Capres

Jokowi Bilang Relawan Pendukungnya Mulai Dirayu-rayu oleh Para Kandidat Capres 2024

Relawan pendukungnya di Pilpres 2014 dan 2019 sangatlah seksi sehingga banyak calon yang meminta untuk dukungan. 

Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Muchlis Jr
Presiden Joko Widodo meninjau perkembangan proyek lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek di Stasiun LRT Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021). Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga sempat menjajal jalur lintas pelayanan 1 LRT yang membentang dari Stasiun TMII (Jakarta Timur) hingga Stasiun Harjamukti (Cibubur). Proyek LRT tersebut diharapkan bisa beroperasi pada tahun 2022 mendatang. Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Muchlis Jr 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa relawan pendukungnya di Pemilu Presiden 2014 dan 2019 lalu sudah dirayu dan ditarik-tarik untuk mendukung sejumlah calon yang digadang-gadang akan maju dalam Pemilu Presiden 2024. 

Hal itu dikatakan Jokowi saat membuka  rapat pimpinan nasional simpul relawan Seknas Jokowi dengan tema "Konsolidasi Organisasi Menuju Transformasi Visi Baru Seknas Jokowi" sebagaimana dalam video yang diterima Tribunnews.com, Sabtu (12/6/2021).

"Sekarang saja sudah ada relawan Jokowi yang ditarik-tarik untuk mendukung si A, sudah ada yang dirayu-rayu untuk mendukung si B,  dan dirangkul oleh si C," kata Jokowi.

Baca juga: Jokowi Akui Diberondong Pertanyaan oleh Relawan soal Pilpres 2024

Meskipun demikian, kata Presiden, masih banyak relawan pendukungnya yang  menungggu arahan untuk bersikap pada Pemilu Presiden mendatang.

Jokowi mengaku paham dengan kondisi tersebut.

Relawan pendukungnya di Pilpres 2014 dan 2019 sangatlah seksi sehingga banyak calon yang meminta untuk dukungan. 

Karena  harus diakui para relawan tersebut telah berhasil mengantarkannya duduk di kursi RI 1 selama 2 periode.

"Saya tahu relawan Jokowi termasuk Seknas Jokowi ini seksi, seksi. Pasti akan ditarik-tarik kesana-kemari oleh para calon yang ingin maju pada pemilihan presiden 2024. Akan menjadi rebutan banyak pihak untuk didekati," katanya.

Meski banyak pihak yang sudah mendekati, Jokowi meminta relawan untuk mengamati terlebih dahulu peta dan konstelasi politik Pilpres 2024, atau menunggu arahannya mengenai pemilu nanti.

"Saya menyarankan kepada para relawan untuk mengamati dulu jangan tergesa-gesa. Ojo kesusu. Mari kita pelajari bersama-sama konstelasi politik, kita pelajari bersama-sama peta politiknya, dengan baik. saya melihat masih ada waktu yang cukup untuk melakukan itu semuanya," pungkas Jokowi.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved