Breaking News:

Virus Corona

Jokowi Larang Menteri Keluar Negeri Selama PPKM, Gerindra: Pak Prabowo dalam Rangka Tugas 

Wakil Ketua DPR RI itu juga menyebut setiap Prabowo bepergian ke luar negeri pasti melapor dahulu kepada Jokowi.

Biro Humas Setjen Kemhan
Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kantor Kemhan Jakarta ketika mengikuti 8th ADMM plus secara virtual pada Rabu (16/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang para menteri atau kepala lembaga untuk bepergian ke luar negeri selama PPKM Darurat. Adapun yang diizinkan Jokowi untuk bepergian ke luar negeri hanyalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. 

Sebelumnya, sejumlah menteri terpantau berada di luar negeri selama PPKM Darurat. Antara lain Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Menteri Bappenas Suharso Manoarfa.

Terkait keberadaan Menhan Prabowo Subianto di luar negeri beberapa waktu lalu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad tak melihat ada permasalahan dari larangan Presiden Jokowi

Sebab, Prabowo bepergian ke luar negeri dalam rangka menjalankan tugas selaku Menteri Pertahanan.

Baca juga: Jokowi Larang Menterinya Bepergian ke Luar Negeri Selama PPKM Darurat, Kecuali Menlu

"Nggak ada masalah, kan pak Prabowo itu kan dalam rangka tugas yang berhubungan dengan pertahanan," ujar Dasco, ketika dihubungi Tribunnews.com, Jumat (16/7/2021). 

Wakil Ketua DPR RI itu juga menyebut setiap Prabowo bepergian ke luar negeri pasti melapor dahulu kepada Jokowi. Ataupun justru diminta atau ditugaskan oleh Presiden untuk bepergian ke luar negeri. 

"Dan setiap berangkat (Prabowo Subianto) lapor kepada Presiden atau diminta Presiden berangkat, kan gitu? Diperintahkan Presiden ya berangkat," kata dia. 

Dengan adanya larangan dari Presiden Jokowi, Dasco menyebut Ketua Umum Partai Gerindra itu tentu akan mengikuti perintah tersebut. 

"Nah jadi kalau memang sudah ada larangan begini, ya tentunya kan Pak Prabowo akan mengikuti apa yang disampaikan. Kecuali ada hal yang mendesak kemudian disuruh berangkat ya berangkat," tandasnya. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved