Breaking News:

Virus Corona

Muhadjir Minta Setiap Puskesmas Tersedia Tabung Oksigen untuk Pasien Isoman yang Sesak Napas

Muhadjir meminta setiap puskesmas harus tersedia tabung oksigen yang dapat digunakan untuk pasien isoman yang mengalami sesak napas.

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Distribusi Oksigen- Anggota TNI AL dan petugas dari Dinas Kesehatan membawa puluhan tabung oksigen yang sudah diisi di KRI dr. Soeharso-990 untuk di pindahkan ke mobil lalu di bawa ke Dinas Kesehatan Kota Semarng untuk di distribusikan ke sejumlah Puskesmas, Rumah Sakit dan warga yang membutuhkan oksigen di Kota Semarang, Kamis (29/7/21). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan kebutuhan oksigen yang terjadi di tingkat bawah juga sangat tinggi.

Dia meminta setiap puskesmas harus tersedia tabung oksigen yang dapat digunakan untuk pasien isoman yang mengalami sesak napas.

Sehingga, menurutnya, penanganan bisa lebih cepat tanpa harus langsung ke RS.

"Angka kematian dari yang isolasi mandiri datang ke RS juga masih tinggi di sini. Belajar dari Jawa, tadi saya minta oksigen kecil yang ukuran 6 m3 harus didistribusikan ke level yang paling bawah yaitu pada tingkat Puskesmas," ujar Muhadjir melalui keterangan tertulis, Kamis (5/8/2021).

Muhadjir mengatakan banyak angka kematian justru disebabkan mereka yang melakukan isoman di rumah kemudian datang ke RS sudah dalam kondisi parah atau umumnya sesak napas.

Mantan Mendikbud ini mengimbau kepada perusahaan-perusahaan yang mempunyai cadangan tabung oksigen agar dipinjamkan dahulu kepada produsen ataupun vendor lain.

Baca juga: Menkes Terima Bantuan Total 3.130 Konsentrator Oksigen dari Tanoto Foundation dan Trip.com

Tujuannya tidak lain agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan di tingkat bawah.

"Saya juga sangat mengapresiasi usaha dari Pemprov Kalsel yang juga menangani Kalteng karena telah berusaha memenuhi kebutuhan oksigen dan termasuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19," tutur Muhadjir.

Pasca terjadi kenaikan signifikan terhadap jumlah kebutuhan oksigen di RS yang mencapai 2 hingga 3 kali lipat pada minggu lalu.

Salah satu RS rujukan Covid-19 di Kalsel yang mengalami lonjakan kebutuhan oksigen yaitu RSUD Ulin Banjarmasin.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved