Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris

48 Tersangka KasusTerorisme Masih Berstatus Ditangkap, Belum Ditahan

Mereka seluruhnya telah ditetapkan sebagai tersangka, tapi polisi belum menerbitkan surat penahanan kepada seluruh tersangka.

HO
Tim Densus 88 Antiteror dan Polda Sumut menggeledah di rumah seorang terduga teroris bernama Dudi Iskandar (44) warga Jalan Kol Yos Sudarso, Gang Aisyah, Lingkungan IX, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan 48 teroris yang ditangkap dalam empat hari terakhir masih berstatus ditangkap atau belum ditahan.

Namun begitu, mereka seluruhnya telah ditetapkan sebagai tersangka, tapi pihaknya belum menerbitkan surat penahanan kepada seluruh tersangka.

"Statusnya tersangka dan telah ditangkap. Jadi inget ditangkap ya bukan ditahan," kata Ahmad kepada wartawan, Selasa (17/8/2021).

Ahmad menjelaskan, penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri memiliki waktu selama 14 hari untuk memeriksa para tersangka.

Nantinya, lanjut Ahmad, tenggat waktu tersebut juga menjadi batas penyidik Polri untuk memutuskan terkait penerbitan surat penahanan.

Baca juga: Polisi: Penangkapan Masif Puluhan Terduga Teroris Tak Terkait dengan HUT Kemerdekaan RI ke-76

"Karena penyidik memiliki waktu 14 hari untuk melakukan pemeriksaan terhadap tersangka yang ditangkap tersebut. Jadi 48 orang itu statusnya bukan terduga tapi sudah menjadi tersangka. Masih bisa lebih," tukasnya.

Baca juga: Empat Hari Terakhir Densus 88 Tangkap 48 Orang Terduga Teroris

Sebagai informasi, tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap setidaknya 48 tersangka teroris di sejumlah wilayah sejak Kamis 12 Agustus 2021 kemarin. Mayoritasnya merupakan anggota jamaah islamiah (JI).

Satu di antaranya Ketua Syam Organizer Jawa Barat (Jabar) berinisial F yang ditangkap atas kasus dugaan tindak pidana terorisme. F ditangkap dalam rangkaian penangkapan Densus 88 dalam 4 hari terakhir.

Menurut Ahmad Ramadhan, Syam Organizer diduga merupakan jaringan dalam kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved