Breaking News:

Virus Corona

Presiden Ungkap Penyebab Tingginya Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jatim

Karena  keterlambatan penderita Covid-19 masuk ke tempat isolasi terpusat (isoter) ataupun ke rumah sakit.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Ist
Jokowi Tinjau Program Vaksinasi dari Pintu ke Pintu di Madiun 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan penyebab tingginya angka kematian akibat Covid-19 di Jawa Timur saat memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se Jawa Timur, Kamis (19/8/2021).

Pertama kata Presiden yakni karena  keterlambatan penderita Covid-19 masuk ke tempat isolasi terpusat (isoter) ataupun ke rumah sakit.

“Penyebabnya menurut saya kemungkinan yang isoman tidak segera masuk ke isoter. Sehingga selalu dibawa ke rumah sakit sudah pada posisi terlambat. Saturasinya sudah turun baru dibawa ke rumah sakit, terlambat. Yang banyak di situ,” kata Jokowi dikutip dari situs Sekretariat Presiden.

Oleh karenanya kata Presiden angka kematian di Jatim sangat tinggi mencapai 7,1 persen.

Berdasarkan data pemerintah hingga Kamis kemarin total kematian di Jatim mencapai 26.074.

Baca juga: Wapres Tegaskan Vaksinasi dan Taat Prokes Covid-19 Kewajiban Berbangsa dan Beragama

Penyebab ke dua kata Presiden yakni penderita Komorbit di Jatim juga tinggi.

Sehingga mereka yang terinfeksi menimbulkan gejala berat bahkan hingga meninggal.

“Yang kedua komorbitnya. Dua ini menurut saya kenapa tinggi,” katanya.

Oleh karena itu Presiden menekankan pentingnya isolasi terpusat bagi para pasien Covid-19.

Dalam menekan angka kematian, salah satu langkah yang harus dilakukan adalah memindahkan pasien Covid-19 dari tempat isolasi mandiri ke tempat isolasi terpusat.

"Sehingga sekali lagi isolasi terpusat itu betul-betul menjadi kunci baik untuk penyebaran juga untuk menekan angka kematian. Saat dibawa ke rumah sakit kondisinya sudah berat, ini hati-hati,” pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved