Breaking News:

Transaksi di Kafe Bocor, Sindikat Penjualan Tulang-belulang dan Kulit Harimau Sumatera Dibekuk

BKSDA Sumatera Barat dan Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman Barat menangkap 2 pelaku perdagangan bagian tubuh Harimau sumatera.

dok. KLHK
Satu set tulang belulang harimau sumatera berjumlah 80 pieces yang disimpan dalam sebuah tas dan berhasil diamankan BKSDA Sumbar dari tangan dua pelaku. Petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor yang digunakan para pelaku. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman Barat menangkap 2 pelaku perdagangan bagian tubuh Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae).

Pelaku berinisial D (46) warga Sibolga dan FN (54) warga Ujung Gading ditangkap di sebuah kafe di Nagari Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat karena melakukan transaksi rangka tulang satwa harimau sumatera, Jumat siang (20/8/2021)

Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono telah memerintahkan kepada Tim BKSDA menyatakan satu set tulang belulang harimau sumatera berjumlah 80 tulang yang disimpan dalam sebuah tas dan satu unit sepeda motor yang digunakan para pelaku.

“Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa akan ada transaksi jual beli bagian tubuh satwa dilindungi di sebuah kafe,” kata dia dalam keterangannya, Minggu (22/8/2021).

Dua pria diamankan. Mereka diduga melakukan praktik perdagangan bagian tubuh Harimau Sumatera di Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (20/8/2021).
Dua pria diamankan. Mereka diduga melakukan praktik perdagangan bagian tubuh Harimau Sumatera di Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (20/8/2021). (Istimewa)

Tim bergerak mendalami informasi dan ternyata benar ada kedua pelaku bersama barang bukti di kafe Ujung Gading, Pasaman Barat.

Baca juga: Ditemukan dalam Kondisi Lemas, Harimau di Pasaman Mati lalu Dikubur di Depan Rumah Ninik Mamak

Dari hasil pendalaman, diketahui pelaku akan menjual satu set tulang, dan apabila berhasil akan dilanjutkan dengan jual beli bagian tubuh satwa berupa dua lembar kulit harimau.

Dalam pengakuannya, barang tersebut dikuasai oleh para pelaku sudah selama hampir empat bulan dan akan dijual dengan harga yang disepakati.

Baca juga: Viral Video Warga Sumbar Tolong Harimau Sakit, Tak Menyerang Meski Tubuhnya Disentuh, Ini Kata BKSDA

Tim selanjutnya melakukan pengembangan dengan membawa pelaku ke tempat penyimpanan dua lembar kulit harimau di sebuah rumah.

Namun ternyata teman pelaku yang menyimpan kulit harimau tersebut telah melarikan diri.

Baca juga: 2 Harimau Sumatera yang Terpapar Covid-19 Juga Bergejala Seperti Manusia, Flu, Lemas dan Sesak Napas

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved