Sabtu, 30 Agustus 2025

Pengamat Nilai Ancaman Sanksi bagi Kader PDIP soal Deklarasi Capres 2024 Sudah Tepat

Dia pun memahami soal gerak cepat para relawan Ganjar Pranowo yang telah mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah itu untuk 2024.

Penulis: Reza Deni
KOMPAS
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Political and Policy Public Studies (P3S) Jerry Massie menilai apa yang dilakukan PDIP terkait ancaman sanski bagi para kader yang terlibat deklarasi calon presiden 2024 sudah tepat.

"Siapa pun itu tanpa seizin partai jangan pernah mendeklarasikan diri sebagai capres," kata Jerry dalam pesan singkatnya kepada Tribunnews, Kamis (23/9/2021).

Menurutnya, hal ini berpotensi mencoreng kredibilitas Megawati Soekarnoputri yang notabenenya sebagai ketua umum dan pemberi restu siapa yang akan didorong PDIP dalam kontestasi 2024 nanti.

Dia pun memahami soal gerak cepat para relawan Ganjar Pranowo yang telah mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah itu untuk 2024.

Baca juga: PDIP Bakal Berikan Sanksi ke Anggota Partai yang Deklarasi Capres, Ganjar: Bagus, Setuju Saya

"Memang lagi heboh timses Ganjar sudah mendeklarasikan sampai luar negeri. Paling tidak Puan Maharani bisa menjadi kartu truf PDIP," katanya.

Terlebih, Jerry menambahkan soalnya ada peluang PDIP akan berpasangan dengan Gerindra dan kemungkinan besar Gerindra pun tetap akan mantap mendorong ketum mereka Prabowo Subianto untuk 2024.

"Perkawinan politik Gerindra-PDIP sangat mungkin terjadi. Dalam aspek probabilitas politik, mereka ini bisa berpasangan," pungkasnya.

Sebelummya, PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk mengikuti seluruh tahapan Pileg dan Pilpres sesuai dengan mekanisme tahapan pemilu. 

“Saat ini tahapan Pemilu yang memerhatikan berbagai hal terkait pandemi Covid-19 dengan seluruh dampaknya menjadi konsideran penting dalam penyusunan tahapan Pemilu," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Ganjar Bantu Pasarkan Produk UKM Jateng ke Jepang

Menurut Hasto, seluruh tahapan dirancang guna meningkatkan kualitas Pemilu, namun juga memerhatikan aspek perencanaan agar Pemilu dirancang dengan biaya Pemilu yang serendah-rendahnya, mengingat keterbatasan anggaran Pemerintah saat ini yang sedang difokuskan pada upaya menangani Pandemi.

Bahkan, kata Hasto, saat ini tahapan Pemilu pun sedang dibahas antara DPR, Pemerintah, dan KPU. 

“Atas dasar hal tersebut, terkait dengan pencalonan Capres dan Cawapres, semuanya agar bersabar. Fokus utama PDI Perjuangan terletak pada kualitas pemimpin untuk mampu memikul tanggung jawab yang begitu besar bagi masa depan lebih dari 270 juta rakyat Indonesia," ucapnya.

Hasto menambahkan, PDI Perjuangan juga memercayakan sepenuhnya berkaitan dengan penetapan capres dan cawapres tersebut diserahkan sepenuhnya pada hasil Kongres V Partai.

Di mana Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendapat mandat untuk menetapkan calon. 

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan