Virus Corona

BPOM Izinkan Vaksin Sinovac dan Bio Farma untuk Anak Usia 6-11 Tahun, Berikut Ini Efikasinya

BPOM izinkan Vaksin Sinovac dan Bio Farma untuk anak usia 6-11 Tahun, berikut ini efikasinya. Imunogenisitasnya menunjukkan persentase yang tinggi.

Editor: Daryono
CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP
Seorang petugas kesehatan memegang botol vaksin Sinovac untuk virus corona Covid-19 di gedung konvensi di Banda Aceh pada 7 Agustus 2021. BPOM izinkan Vaksin Sinovac dan Bio Farma untuk anak usia 6-11 Tahun. 

TRIBUNNEWS.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin penggunaan vaksin Covid-19 Sinovac (CoronaVac) dan vaksin dari Bio Farma untuk anak usia 6 hingga 11 tahun.

Pemberian izin tersebut disampaikan dalam keterangan pers yang dilakukan secara virtual oleh Kepala BPOM, Penny K Lukito pada Senin (1/11/2021), dilansir dari setkab.go.id.

“Alhamdulillah, tentunya kita bersyukur bahwa pada hari ini kami dapat menyampaikan pengumuman telah diterbitkannya izin penggunaan vaksin COVID-19 dari vaksin Sinovac (CoronaVac dan vaksin COVID-19 dari Bio Farma) untuk anak usia 6-11 tahun,” ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito.

Rincian vaksin tersebut adalah vaksin Sinovac atau vaksin CoronaVac yang diproduksi oleh Sinovac Life Science Co., Ltd China dan vaksin Covid-19 produksi PT Bio Farma.

Sebelumnya, BPOM dan peneliti vaksin telah melakukan rangkaian uji klinis efikasi vaksin.

Hasil penilaian keamanan dan kekebalan yang ditimbulkan terhadap virus Covid-19 cukup baik untuk anak usia 6 hingga 11 tahun.

Baca juga: Pelaksanaan Vaksinasi Mahyudin di KopiKai Sangatta Utamakan Kenyamanan Peserta, Dinkes Puji Panitia

“Hasil uji klinis anak-anak ini tentunya lebih pada aspek keamanan dan aspek imunogenisitasnya."

"Imunogenisitasnya menunjukkan persentase yang cukup tinggi, 96 persen."

"Aspek keamanan menunjukkan bahwa vaksin ini aman untuk anak usia 6-11 tahun,” terang Penny.

BPOM bersama-sama dengan tim ahli melakukan evaluasi terhadap efikasi vaksin Covid-19 untuk anak-anak yang tergabung dalam Komite Nasional Penilai Obat, ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization), dan klinisi terkait lainnya.

“Kami menyampaikan apresiasi/penghargaan terhadap kerja sama yang sudah dibangun dari tim penilai obat, dalam hal ini yang terdiri dari berbagai ahli yang terlibat di dalam vaksinasi dan penggunaan vaksin, dan juga tentunya dari ITAGI dan para klinisi yang tergabung di dalam Tim Komnas Penilai Obat,” ujar Kepala BPOM.

Sebelum pemberian izin vaksin anak 6 hingga 11 tahun, BPOM telah mengizinkan penggunaan vaksin Sinovac pada anak usia 12-17 tahun.

Kini, vaksin Sinovac dapat diberikan kepada anak usia 6 hingga 17 tahun dan juga orang dewasa.

“Saya kira ini suatu berita yang menggembirakan karena kami yakin sekali bahwa vaksinasi anak menjadi sesuatu yang urgent sekarang, apalagi pembelajaran tatap muka sudah dimulai,” ujar Kepala BPOM.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved