Calon Panglima TNI
Pengamat Ungkap Risiko Jika Masa Jabatan Jenderal Andika akan Diperpanjang: Harus Dikaji Serius
Pengamat politik, Dr. Agus Riwanto mengungkapkan beberapa risiko yang bisa terjadi jika masa jabatan Jenderal Andika sebagai Panglima TNI diperpanjang
Hingga akhirnya muncul isu atau wacana jabatan mantan Kadispen AD tersebut bakal diperpanjang hingga 2024.
Baca juga: Suaminya Segera Dilantik Jadi Panglima TNI, Ini Sosok Hetty Andika Perkasa, Lulusan Magister Hukum
Kapan Jenderal Andika Perkasa Dilantik Jadi Panglima TNI?
Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini, menyampaikan pelantikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI yang baru akan berlangsung sebelum akhir November 2021.
Jadwal pelantikan tersebut sebelum batas akhir masa pensiun Marsekal Hadi Tjahjanto.
Dengan demikian, masih ada waktu untuk melaksanakan pelantikan Panglima TNI sebelum akhir November nanti.
"Sebelum akhir bulan (November), Insya Allah kita akan memiliki Panglima TNI yang baru," ujarnya, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Selasa (9/11/2021).
Baca juga: Polri Susun Formula Soal Rencana Andika Perkasa Ingin Selesaikan Konflik Papua Tanpa Peperangan
"Masih ada waktu jelang pensiun Panglima TNI saat ini, Marsekal Hadi Tjahjanto," jelas Faldo.
Menurutnya, pihak Istana masih menunggu Surat Persetujuan Panglima TNI hasil pengesahan rapat paripurna yang diselenggarakan di DPR RI.
Faldo menyebut, seluruh rangkaian hingga serah terima jabatan akan digelar tepat waktu.
"Surat dari DPR juga belum masuk, kami masih menunggu," katanya.
"Semuanya masih cukup waktu untuk melakukan upacara serah terima jabatan sesuai tradisi di tubuh TNI," terang dia.
(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Nuryanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ksad-jenderal-tni-andika-perkasa-6721.jpg)