Breaking News:

Viral Tren Challenge Add Yours Instagram, Kemkominfo Ingatkan soal Pencurian Data Lewat Update Story

Di media sosial, terutama Instagram sedang marak tren challenge melalui fitur Add Yours di Instastory. Kemkominfo mengingatkan tentang pencurian data.

Instagram @kemenkominfo
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengingatkan tentang potensi pencurian data pribadi melalui fitur update story. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengingatkan tentang potensi pencurian data pribadi melalui fitur update story.

Di media sosial, terutama Instagram sedang marak tren challenge melalui fitur Add Yours di Instastory.

Challenge tersebut mulai dari membagikan variasi panggilan nama, hingga tantangan menunjukkan tanda tangan.

Kemkominfo pun mengatakan, informasi-informasi tersebut jika dikumpulkan bisa menjadi kumpulan data pribadi.

Hal inilah yang kemudian bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Informasi yang diminta dan kita bagikan jika dikumpulkan bisa menjadi kumpulan data pribadi. Data pribadi yang kita sebarkan ke dunia maya berpeluang untuk disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab," terang Kominfo melalui Instagram @kemenkominfo.

Ilustrasi Parapuan Foto 2021-11-23 22:00:43
Add Yours Instagram (grid.id)

Baca juga: Bahaya! 9 Data Pribadi yang Tak Boleh Dibagikan Lewat Challenge Add Yours Instagram

Baca juga: Cara Buat Watermark Saat Kirim File KTP, Berguna untuk Cegah Penyalahgunaan Data NIK

Seorang pengguna Twitter bernama Dita Moechtar membagikan pengalaman temannya yang mengalami penipuan setelah mengikuti tren Add Yours di Instagram.

“Pagi tadi teman saya telepon, nangis abis ditipu. Biasalah, penipu yang telpon minta transfer. Yang membuat teman saya percaya, si penipu memanggil dia Pim. Pim adalah panggilan kecil teman saya, hanya orang terdekat yang tau. Dia ingat dia setelah ikutan Add Yours, yaitu Variasi Nama Panggilan Kamu,” kata @ditamoechtar_, Selasa (23/11/2021).

Kemkominfo pun mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Terlebih banyak cara dan modus yang bisa dilakukan untuk memperoleh data pribadi seseorang.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved