Pidato Kebudayaan Zulhas dan Respons Erick Thohir Soal "PR" Sila Kelima Pancasila
Menteri BUMN, Erick Thohir merespons pidato kebudayaan Zulhas soal implementasi sila kelima yang masih menjadi PR bersama.
Zulhas yakin Indonesia akan menjadi negara besar yang memegang peran dan kepemimpinan di level global.
"Kita akan kuat bukan hanya dari aspek ekonomi, tetapi dari aspek politik dan kebudayaan."
"Syaratnya, kita pegang teguh dan amalkan Pancasila secara utuh dan konsekuen," ujarnya.
Zulhas melihat realitas sosial masyarakat di Indonesia sebenarnya sudah tidak memiliki persoalan untuk menjalankan sila pertama hingga sila ketiga, tetapi sering gagal dalam mengimplementasikan sila keempat dalam politik kebangsaan.
"Dan sila kelima (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia) masih menjadi PR besar yang harus kita kerjakan bersama-sama," ucapnya.
Baca juga: Pidato Kebudayaan, Zulkifli Hasan Tegaskan Posisi Politik PAN yang Inklusif
Baca juga: Santri Muda di Jatim Dukung Erick Thohir Maju Pilpres 2024
Menteri BUMN, Erick Thohir merespons pidato kebudayaan Zulhas, terutama soal implementasi sila kelima soal keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang masih menjadi PR bersama.
"Kebetulan saya sebagai pembantu Presiden dan kebetulan saya memegang amanah yang diberikan oleh Wakil Presiden sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah, sesuai dengan sila kelima yang disampaikan Pak Zul sudah seyogyanya tugas saya adalah bagaimana memastikan keseimbangan ekonomi ini yang sedang terjadi kesenjangan," kata Erick.
Erick pada setiap kesempatan turun ke pesantren bertemu dengan tokoh daerah, alim ulama selalu mengatakan bahwa Indonesia memiliki market yang luar biasa dan sudah saatnya peradaban itu dikembalikan kepada masjid pesantren sebagai mercusuar peradaban harus dikembalikan.
"Kita punya market yang cukup banyak, tapi kalau tidak dimanfaatkan, justru akan dimanfaatakan negara lain," ujarnya.
Erick berupaya mendorong memperbaiki ekosistem ekonomi sebagai solusi atas permasalahan sila kelima dari Pancasila tersebut.
"Kita mendorong baru-baru ini program makmur yang Alhamdulillah sudah mencapai 71.000 hektare dengan melibatkan 50 ribu petani," ujar Erick.
Baca juga: Ketika Ahmad Riza Patria Didoakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Jadi Gubernur DKI Jakarta
Baca juga: Gabung Banser, Erick Thohir Dinilai Jadi Aset NU yang Potensial
Erick menyatakan, program Makmur merupakan sebuah terobosan yang dilakukan pemerintah dalam memperbesar pasar para petani.
Erick menilai, program Makmur juga bentuk kolaborasi apik banyak pihak dalam membangun ekosistem yang terintegrasi bagi para petani.
Selain itu, Erick Thohir juga berupaya membangun ekosistem ekonomi melalui pemberdayaan perempuan pengelola UMKM dan Usaha Mikro (UMi) dalam program Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar.
Program Mekaar adalah program pembiayaan dan pendampingan yang diberikan oleh pemerintah secara group lending kepada kelompok ibu-ibu prasejahtera.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ketua-umum-pan-zulkifli-hasan-saat-menyampv.jpg)