Jazuli Instruksikan Legislator PKS Harus Makin Menyatu dengan Masyarakat

Legislator asal PKS wajib memiliki semangat komunikasi yang selaras dan semangat kolaborasi dengan masyarakat.

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Dewi Agustina
Istimewa
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini dalam acara Kaleidoskop dan Evaluasi Akhir Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, Selasa (28/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Legislatif DPR dan DPRD Fraksi PKS asal Jawa Timur, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta di Hotel Grand Mercure Surabaya, Senin (28/3/2022).

Jazuli menginstruksikan agar legislator dari PKS harus makin menyatu dengan masyarakat.

Dia mengatakan legislator asal PKS wajib memiliki semangat komunikasi yang selaras dan semangat kolaborasi dengan masyarakat.

"Komunikasi dengan masyarakat itu penting, selaraskan bahasa kita dengan bahasa masyarakat, gunakan bahasa sederhana, jalin komunikasi yang erat dengan publik," kata Jazuli.

Jazuli menjelaskan, visi PKS adalah menjadi partai Islam rahmatan lil'alamin dan pelopor dalam mewujudkan cita-cita nasional.

Karena itu, pejabat publik harus tampil sebagai cerminan wajah Islam Rahmatan Lil'alamin dalam bingkai NKRI.

Jazuli teringat pesan Ketua Majelis Syuro PKS Dr Salim Segaf Al-Jufri saat bersafari bertemu tokoh masyarakat dan ulama.

Pesan Salim, PKS adalah milik semua dan setiap orang bisa ikut membesarkan PKS.

Baca juga: Fraksi PKS Tak Sepakat dengan Rencana Kenaikan Tarif PPN 11 Persen

"Ketua Majelis Syuro PKS berpesan saat bertemu tokoh tidak pernah meminta dukungan untuk PKS, tapi mengatakan jika PKS adalah milik anda semua, silakan besarkan PKS karena itu milik anda. Jadi PKS ini milik semua masyarakat," ujar Jazuli.

Jazuli juga mengingatkan semangat kolaborasi dengan semua elemen bangsa.

Ia meneguhkan bangsa ini bangsa yang besar dengan permasalahan yang kompleks dan tidak akan bisa diselesaikan sekelompok masyarakat.

"Kita kolaborasi dengan semua pihak tanpa kecuali. Kita rasakan harapan rakyat ke PKS semakin hari semakin besar. Maka jangan kecewakan harapan rakyat. Bekerja keraslah memenuhi harapan rakyat," ucap Jazuli.

Sementara itu, Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Jawa Timur, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (Jatijaya) Abdul Fikri Faqih menegaskan jika legislator PKS wajib terus meningkatkan kompetensi dan perkuat aspirasi.

"Mengolah kompetensi itu proses yang tidak pernah final. Sebab itu ini momentum peningkatan kompetensi dengan saling bertemu anggota legislatif dari daerah lain, tukar menukar pandangan satu dengan yang lainnya," ujarnya.

Dia pun menyebut Surabaya, Jawa Timur dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki akar filosofis awal mula Walisongo dan juga awal mula pergerakan nasional dimulai dari berdirinya Syariat Dagang Islam.

"Walisongo pertama kali hadir di Jawa Timur, pemikirnya dari Jawa Timur kemudian menginspirasi pemerintahnya di Demak Jawa Tengah. Begitu juga sosok HOS Tjokroaminoto yang berinteraksi di Yogya, Solo dan Surabaya. Dari beliau guru bangsa lahirkan pemimpin-pemimpin nasional kita bermula dari Surabaya. Sebab itu dari Surabaya kita jadikan tonggak pemenangan PKS," pungkasnya.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved