TNI AU Siapkan Personel Hingga Alutsista Dukung Implementasi CMAC Pasca Realignment FIR RI-Singapura

Novyan mengatakan sejumlah aspek yang sudah dan akan disiapkan antara lain personel, sarana dan prasarana, serta alutisista.

Penulis: Gita Irawan
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas), bertempat di Subden Denma Mabes TNI, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021). Pada upacara Sertijab tersebut, Panglima TNI menyerahkan secara langsung Pataka Kohanudnas Labda Prakasa Nirwikara kepada pejabat baru Pangkohanudnas Marsda TNI Ir. Novyan Samyoga. Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/145/II/2021, Marsda TNI Ir. Novyan Samyoga menjabat sebagai Pangkohanudnas menggantikan Marsda TNI M. Khairil Lubis yang selanjutnya akan menjabat sebagai Asops Kasau. Sebelumnya Marsda TNI Ir. Novyan Samyoga menjabat sebagai Pangkoopau III. TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kaskoopsudnas Marsekal Muda TNI Novyan Samyoga mengatakan ada sejumlah hal yang sudah dan akan disiapkan TNI Angkatan Udara (AU) guna mendukung implementasi kerja sama sipil-militer dalam manajemen lalu lintas penerbangan atau civil military cooperation in air traffic management (CMAC) setelah disepakatinya realignment FIR di wilayah udara Kepulauan Riau dan Natuna antara Indonesia dan Singapura.

Novyan mengatakan sejumlah aspek yang sudah dan akan disiapkan antara lain personel, sarana dan prasarana, serta alutisista.

Untuk kesiapan personel, kata dia, nantinya akan disiapkan oleh Dinas Pengembangan Operasi TNI AU. 

Terkait kompetensi personel, kata dia, harus bisa Bahasa Inggris, memiliki keahlian radar controller, serta pengetahuan operasi militer. 

Personel TNI AU yang akan ditugaskan dalam CMAC, kata dia, juga akan mendapatkan pembekalan  untuk mengawaki CMAC atau MCC sebelumnya.

Hal tersebut disampaikannya pada Seminar Nasional Sekkau A-III bertajuk Civil Military Cooperation In Air Traffic Management (CMAC) Pasca Perjanjian Realignment FIR Indonesia-Singapura, Senin (25/4/2022).

"Dan ini harus kita lakukan sekarang-sekarang. Ketika nanti FIR disetujui oleh ICAO maka CMAC sudah bisa langsung bekerja," kata dia.

Dari segi sarana dan prasarana, kata dia, saat ini TNI AU harus mulai menyiapkan di antaranya jalur komunikasi dan Lanud.

Baca juga: Survei Populi Center: TNI, Presiden, dan Polri Lembaga yang Paling Dipercaya Publik saat Ini

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan TNI AU dalam hal software.

"Kesiapan alutsista. Alutsista ini juga jelas ya, bahwa kita sebagai penegak kedaulatan kita menyiapkan radar, pesawat tempur, dan Denhanud. Semuanya bisa kita tambahkan sesuai kebutuhan," kata Novyan. 

Novyan mengatakan masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dikerjakan TNI AU.

Namun demikian, menurutnya masih cukup waktu untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan tersebut.

"Kalau tidak salah saya mendapat informasi mungkin sekitar medio Desember itu mudah-mudahan, insya Allah akan ditandatangani tentang FIR tersebut. Sehingga kita masih punya waktu sekitar 8 bulan. Mari sama-sama kita persiapkan software, personel, alutsista, dan sebagainya agar ketika FIR itu ditandatangani maka CMAC kita juga sudah siap," kata Novyan.
 

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved