Judi Online

Dalam Tempo Lima Hari, Polda Metro Jaya Ungkap 72 Kasus Judi Online

Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pengungkapan dilakukan sebagai komitmen Kapolda Metro Jaya setelah menerima perintah dari Kapolri.

Tribunnews.com/Naufal Lanten
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. Perintah untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat) dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ditindaklanjuti jajaran Polda Metro Jaya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perintah untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat) dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ditindaklanjuti jajaran Polda Metro Jaya.

Hal itu ditindaklanjuti dengan operasi memberantas judi konvensional maupun online di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pengungkapan dilakukan sebagai komitmen Kapolda Metro Jaya setelah menerima perintah dari Kapolri.

"Kami sudah mengambil langkah-langkah. Hingga hari ini Kamis (25/8/2022) jajaran Polda Metro Jaya mengungkap 72 kasus judi online," ujarnya di Polda Metro Jaya, Kamis (25/8/2022).

Dalam paparannya, Jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap 19 kasus dan Ditreskrimsus sebanyak 2 kasus.

Pengungkapan kasus itu juga dilakukan oleh Polres Tangerang Selatan yang mengungkap 13 kasus, Polres Metro Bekasi Kota dan Polres Metro Jakarta Pusat masing-masing 7 kasus, Polres Metro Jakarta Barat dan Polres Metro Jakarta Timur masing-masing 5 kasus, Polres Metro Jakarta Selatan 4 kasus.

“Selanjutnya, Polres Metro Tangerang Kota, Polres Metro Depok, Polres Metro Bekasi masing-masing 3 kasus serta Polres Metro Jakarta Utara 1 kasus,” terang Zulpan.

Baca juga: PPATK Telah Bekukan 800 Rekening Terkait Judi Online dan Konvensional

Selain mengungkap kasus judi online, Polda Metro Jaya juga berkomitmen memberantas kejahatan lainnya yang menjadi perintah Kapolri seperti peredarab narkoba, miras, penimbunan BBM hingga sembako.

“Kasus-kasus meresahkan lainnya juga seperti narkoba berhasil diungkap 128 kasus, elpiji diungkap 2 kasus, pungli 9 kasus, asusila 3 kasus, dan perdagangan miras ilegal ditangkap 406 orang,” tutup Zulpan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved