Tak Gabung KIB, Surya Paloh: NasDem Punya Strategi Tersendiri di Pilpres 2024

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan partainya memiliki strategi tersendiri pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Dharma Paloh atau yang lebih dikenal dengan Surya Paloh saat diwawancarai secara eksklusif oleh Tribun Network di Gedung NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (14/9/2022). Pada kesempatan tersebut, Surya Paloh menceritakan pengalaman hidupnya di dunia politik di mana pada usia 16 tahun dirinya menjadi anggota partai tertua di Indonesia yaitu Partai Golkar dan pada usia 25 tahun menjadi anggota MPR RI. TRIBUNNEWS/JEPRIMA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan partainya memiliki strategi tersendiri pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu menanggapi soal NasDem yang tak bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yakni PAN, Golkar, dan PPP.

"NasDem tentu punya persepsi dan strategi tersendiri kalau dia pikir semestinya harus bergabung untuk kebajikan tidak salah," kata Surya Paloh saat sesi wawancara khusus dengan Wakil Direktur Pemberitaan Tribun Network Domu D Ambarita di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (14/9/2022).

Kendati demikian, Surya Paloh meyakini baik NasDem maupun KIB memiliki niat yang sama untuk kemajuan bangsa Indonesia.

"Tapi kalau NasDem berpikir untuk apa bergabung barangkali juga di sisi lain kita bisa berbuat lebih baik lagi. Kan semuanya niat baik," ujarnya.

Baca juga: Surya Paloh Sebut NasDem Kemungkinan Umumkan Capres pada November 2022

Lebih lanjut, Surya Paloh mengungkapkan NasDem akan mengumumkan nama calon presiden (capres) yang diusung pada November 2022 ini.

"Saya berharap bulan-bulan November (2022 capres NasDem diumumkan) kalau memang bisa, kalau memang memungkinkan," ungkapnya.

Baca juga: Tegaskan Komitmen Rawat Budaya Nusantara, NasDem Dorong Prasasti Pucangan Dibawa Pulang dari India

Paloh mengatakan pihaknya langsung memutuskan nama capres yang diusung nantinya tanpa ada konvensi.

Wakil Direktur Pemberitaan Tribun Network, Domuara Ambarita (kiri) mewawancarai secara eksklusif Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Dharma Paloh atau yang lebih dikenal dengan Surya Paloh di Gedung NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (14/9/2022). Pada kesempatan tersebut, Surya Paloh menceritakan pengalaman hidupnya di dunia politik di mana pada usia 16 tahun dirinya menjadi anggota partai tertua di Indonesia yaitu Partai Golkar dan pada usia 25 tahun menjadi anggota MPR RI. TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Wakil Direktur Pemberitaan Tribun Network, Domuara Ambarita (kiri) mewawancarai secara eksklusif Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Dharma Paloh atau yang lebih dikenal dengan Surya Paloh di Gedung NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (14/9/2022). Pada kesempatan tersebut, Surya Paloh menceritakan pengalaman hidupnya di dunia politik di mana pada usia 16 tahun dirinya menjadi anggota partai tertua di Indonesia yaitu Partai Golkar dan pada usia 25 tahun menjadi anggota MPR RI. TRIBUNNEWS/JEPRIMA (TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

"Langsung diputuskan saja karena ini suatu amanat dan mandat yang diberikan," ujarnya.

Ia menerangkan NasDem merekomendasikan tiga nama yang menjadi bakal capres 2024 melalui Rapimnas beberapa bulan lalu berdasarkan pertimbangan.

Baca juga: Segera Diumumkan, NasDem Pastikan Anies Baswedan Siap Diusung Sebagai Capres 2024

"Kita harus melihat kualifikasi apa yang cocok dengan tantangan, situasional yang memungkinkan. Kita memilih pilihan baik dari yang baik-baik. Sekarang sudah maju bagaimana kita nominasikan yang tidak baik," ungkapnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved