Kasus Lukas Enembe

AHY Kesulitan Berkomunikasi dengan Lukas Enembe yang Terkena Serangan Stroke 4 Tahun Terakhir

AHY mengaku mengalami kesulitan saat berkomunikasi dengan Gubernur Papua Lukas Enembe karena empat tahun terakhir Lukas Enembe terkena serangan stroke

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Dewi Agustina
Tribunnews.com/Fersianus Waku
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku mengalami kesulitan saat berkomunikasi dengan Gubernur Papua Lukas Enembe. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku mengalami kesulitan saat berkomunikasi dengan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Lukas Enembe merupakan eks Ketua DPD Demokrat Papua yang kini berstatus sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Baca juga: Partai Demokrat Masih Berupaya Jalin Komunikasi dengan Lukas Enembe Pasca-Ditetapkan Jadi Tersangka

AHY mengatakan kesulitan itu disebabkan kondisi kesehatan Lukas Enembe yang kurang membaik.

Terlebih, kata dia, dalam empat tahun terakhir Lukas Enembe terkena serangan stroke.

"Memang ada kesulitan komunikasi dengan Bapak Lukas karena kondisi beliau yang sedang sakit dalam 4 tahun terakhir ini Pak Lukas sudah 4 kali terkena serangan stroke, sehingga beliau ada keterbatasan dalam berjalan maupun berbicara," kata AHY di kantor DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

AHY menuturkan pihaknya terus melakukan upaya komunikasi dengan Lukas Enembe sejak ditetapkan sebagai tersangka.

"Sejak KPK menetapkan status tersangka kepada Bapak Lukas Enembe, kami telah melakukan berbagai upaya untuk berkomunikasi dengan beliau, guna mengumpulkan informasi, meminta klarifikasi, serta mencari solusi terbaik," ujarnya.

Lebih lanjut, AHY menjelaskan pada malam tadi pihaknya berhasil berkomunikasi dengan Lukas Enembe.

Ia menyebut pihaknya juga mencermati apakah ada muatan politis di balik penetapan tersangka tersebut atau murni soal hukum.

Baca juga: Demokrat Nyatakan Bersedia Beri Bantuan Hukum untuk Gubernur Papua Lukas Enembe 

"Kami akhirnya bisa berkomunikasi dengan beliau tadi malam dan setelah mendengarkan penjelasan beliau tersebut serta membaca pengalaman empirik pada 5 tahun terakhir ini, kami melakukan penelaahan secara cermat, apakah dugaan kasus Pak Lukas ini murni soal hukum atau ada pula muatan politiknya," ungkapnya.

Adapun AHY telah menunjuk Willem Wandik sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat Papua menggantikan Lukas Enembe.

Willem Wandik adalah salah satu Wakil Ketua Umum Partai Demokrat. Saat ini, Wilem juga menjabat sebagai Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved