Senin, 1 September 2025

Polisi Tembak Polisi

Ferdy Sambo Minta Maaf ke Orang Tua Yoshua, Akui Membunuh karena Cinta pada Istrinya

Ferdy Sambo meminta maaf ke orang tua Yoshua, akui dirinya menyesal telah menghilangkan nyawa anak dari pasangan Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjunta

TRIBUNNEWS.com Igman Ibrahim/WARTAKOTA Yulianto
Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Ferdy Sambo meminta maaf ke orang tua Yoshua, akui dirinya menyesal telah menghilangkan nyawa anak dari pasangan Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjunta 

TRIBUNNEWS.COM - Akhirnya tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Ferdy Sambo, meminta maaf ke orang tua Yoshua.

Ferdy Sambo mengaku dirinya menyesal telah menghilangkan nyawa anak dari pasangan Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak.

"Saya sangat menyesal, saya mohon maaf kepada pihak-pihak yang sudah terdampak atas perbuatan saya, termasuk Bapak dan Ibu dari Yoshua," kata Ferdy Sambo saat tiba di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022), dikutip dari tayangan Kompas Tv.

Lebih lanjut, Ferdy Sambo siap untuk menjalani semua proses.

"Saya siap untuk menjalani semua proses," sambung Ferdy Sambo.

Adapun dalam kesempatan tersebut, Ferdy Sambo juga menyampaikan bahwa istrinya, Putri Candrawathi, tidak bersalah atas kejadian nahas ini.

Baca juga: Ferdy Sambo Akui Tersulut Emosi dan Amarah karena Peristiwa di Magelang

Ia menjelaskan Putri Candrawathi tak terlibat dengan masalah ini.

"Istri saya tidak bersalah, dia tidak melakukan apa-apa, tapi justru menjadi korban," lanjut Ferdy Sambo.

Wujud Kecintaannya pada Putri

Ferdy Sambo menyatakan alasan ia melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J adalah karena kecintaanya kepada sang istri, Putri Candrawathi.

Ferdy Sambo mengaku tersulut emosi karena peristiwa yang terjadi di Magelang, Jawa Tengah.

Namun, ia tidak merinci perihal insiden yang membuatnya marah di Magelang.

"Saya lakukan ini karena kecintaan saya kepada istri saya."

Baca juga: Surat Dakwaan Ferdy Sambo Dilimpahkan ke Pengadilan Senin Depan

"Saya tidak tahu bahasa apa yang dapat mengungkapkan perasaaan, emosi, dan amarah akibat peristiwa yang terjadi di Magelang," kata Ferdy Sambo, Rabu (5/10/2022), dikutip dari Tribunnews.com.

Meski begitu, ia mengaku telah menyesal melakukan perbuatan tersebut.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan