Stategi Pengacara Agar Bharada E Bisa Bebas atau Hukuman Lebih Ringan

Saat persidangan nanti, pengacara Bharada E, Ronny Talapessy berharap kliennya bebas dari dakwaan

Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/ Ashri Fadilla
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E menjadi tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Kejaksaan Agung Jakarta, Rabu (5/10/2022) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ashri Fadilla

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E menjadi tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Bersama empat tersangka lainnya, kini dirinya sudah ditahan oleh Kejaksaan Agung sebelum menjalani persidangan.

Saat persidangan nanti, pengacara Bharada E, Ronny Talapessy berharap kliennya bebas dari dakwaan.

"Target kita adalah bebas," katanya pada Rabu (5/10/2022).

Oleh sebab itu, dia akan menghadirkan beberapa saksi yang jumlahnya tidak lebih dari 10 orang.

Saksi-saksi tersebut diharapkan dapat meringankan tuntutan terhadap Bharada E.

Baca juga: Komentari Bharada E, Deolipa Yumara : Saat Pertama Kali Saya Ketemu Rileks, Sekarang Tegang

Di antara saksi-saksi tersebut, tidak ada yang berasal dari kepolisian. Terkait detail profil saksi-saksi yang akan dihadirkan, Ronny belum bisa menyampaikannya.

"Kalau saya sampaikan bukan kejutan lagi," ujarnya.

Namun dirinya mengungkapkan, fokus tujuan penghadiran saksi.

Menurutnya, saksi-saksi akan dihadirkan untuk membuktikan bahwa Bharada E menembak Brigadir J di bawah perintah atasannya.

"Pasal 51 Ayat 1 (KUHP). Salah satu fokusnya ya itu."

Meski akan meringankan tuntutan terhadap kliennya, Ronny masih enggan membocorkan apakah saksi yang dihadirkan akan memberatkan tuntutan terhadap Ferdy Sambo atau tidak.

"Kalau masalah itu kan nanti kita lihat saja di pengadilan," katanya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved