Berupaya Turunkan Angka Prevalensi Stunting, Remaja Perlu Tahu Soal Pola Asuh Anak Sejak Dini
Kemenkominfo terus berupaya turunkan prevalensi stunting dengan mengajak remaja untuk tahu pola asuh anak sejak dini.
Editor:
Content Writer
“Kontrol di Kabupaten Jepara yang paling dominan menyebabkan terjadinya stunting itu adalah pola asuhnya yang kurang baik, dampak keluarga yang merokok, dan yang lebih utama lagi penyakit penyerta dari ibunya atau orang tuanya”, jelas Muslimin.
Terkait pola asuh, ia menjelaskan kondisi ekonomi keluarga yang menuntut kedua orang tua untuk bekerja menyebabkan hilangnya peran orang tua. Hal inilah yang kemudian menyebabkan kurangnya perhatian akan gizi dan nutrisi pada tumbuh kembang anak. Untuk Kabupaten Jepara fenomena ini telah terjadi dalam 5 tahun terakhir.
Dalam acara tersebut, Marroli berpesan kepada generasi muda agar pemahaman dan edukasi tentang pencegahan stunting yang mereka terima juga diinformasikan kembali kepada orang lain sehingga memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar.
“Saya percaya semakin banyak orang yang tahu tentang stunting, bagaimana mencegahnya dan dampaknya, mudah-mudahan akan banyak orang-orang terselamatkan,” kata Marroli.
Sebagai informasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sejak 2019 telah menggandeng generasi muda untuk turut serta mendukung upaya penurunan prevalensi stunting melalui Kampanye Genbest (Generasi Bersih dan Sehat) yang merupakan inisiasi Kemenkominfo untuk menciptakan generasi Indonesia yang bersih dan sehat serta bebas stunting.
Genbest Talk yang diadakan di Kabupaten Jepara ini merupakan bagian dari kampanye Genbest. Genbest mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat di kehidupan sehari-hari.
Melalui situs genbest.id dan media sosial @genbestid, Genbest juga menyediakan berbagai informasi seputar stunting, kesehatan, nutrisi, tumbuh kembang anak, sanitasi, siap nikah, maupun reproduksi remaja dalam bentuk artikel, infografik, serta videografik.
Tantangan Duel di Medsos Berujung Tangan Putus, Remaja Danco Ditangkap saat Nongkrong |
![]() |
---|
Kesehatan Mental Rentan Menimpa Remaja, Bisa Jadi Lingkaran Setan Jika Tak Dituntaskan |
![]() |
---|
Menteri Wihaji Harapkan Orang Tua Salurkan Energi untuk Perhatikan Pola Asuh Anak |
![]() |
---|
1 dari 3 Remaja di Indonesia Alami Gangguan Mental, Banyak yang Ingin Akhiri Hidup |
![]() |
---|
Tantangan Remaja Masa Kini Lebih Kompleks, Pengaruh Digital Ancam Kesehatan Mental Mereka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.