Jumat, 29 Agustus 2025

Kecelakaan Maut di Subang

Mesin Bus Kecelakaan Maut di Subang Pernah Terbakar di Tol Cipularang, Terjadi Akhir April 2024

Bus yang mengalami kecelakaan di Subang memang bermasalah. Bus itu sempat mengalami kebakaran mesin saat digunakan pada 27 April 2024 lalu.

Istimewa
Mesin bus yang mengalami kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat sehingga menewaskan 11 orang pernah mengalami kebakaran mesin. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (27/4/2024) lalu ketika mengangkut keluarga besar dari Bekasi untuk berwisata ke Bandung. 

"Lalu bus berhenti di kilometer 88 (Tol Cipularang). Ada yang coba keluar dari pintu depan lalu bantu buka pintu tengah."

"Dan posisi sudah muncul api dari bagian depan. Akhirnya pintu terbuka, kita semua berdesakan untuk keluar dan anak-anak kecil semua pada nangis," cerita Siti.

Setelah insiden kebakaran tersebut, Siti mengatakan keluarganya langsung menghubungi pihak penyedia bus untuk mengirim bus pengganti.

Namun usai insiden itu, dia mengungkapkan bahwa tidak seluruh keluarga besarnya melanjutkan untuk berwisata ke Bandung.

Siti mengatakan hanya separuh keluarganya yang melanjutkan perjalanan dan sisanya memutuskan untuk pulang.

"Rombongan dibagi dua. Rombongan keluarga seberang melanjutkan perjalanan dan saya pulang karena mertua nggak ngasih (izin) buat lanjutin perjalanan."

"Rombongan yang melanjutkan perjalanan naik bus pengganti dan keluarga saya naik mobil kecil seperti mobil travel," tuturnya.

Kecelakaan Bus di Subang Tewaskan 11 Orang

Petugas mengevakuasi bus pariwisata maut PO Trans Putera Fajar pengangkut rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok, yang mengalami kecelakaan di tanjakan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu malam, 11 Mei 2024. Bus tersebut bermerek Hino bermesin depan tipe AK1JRKA milik PT Jaya Guna Hage dengan nomor polisi wilayah Wonogiri, Jawa Tengah, AD 7524 OG.
Petugas mengevakuasi bus pariwisata maut PO Trans Putera Fajar pengangkut rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok, yang mengalami kecelakaan di tanjakan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu malam, 11 Mei 2024. Bus tersebut bermerek Hino bermesin depan tipe AK1JRKA milik PT Jaya Guna Hage dengan nomor polisi wilayah Wonogiri, Jawa Tengah, AD 7524 OG. (Tribun Jabar/Deanza Falevi)

Seperti diketahui, bus pariwisata Putera Fajar mengalami kecelakaan maut di Ciater, Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/5/2024) lalu.

Insiden tersebut mengakibatkan 11 orang tewas yang mayoritas merupakan siswa dari SMK Lingga Kencana Depok.

Kronologi sementara berawal ketika satu dari tiga bus rombongan bus SMK Lingga Kencana Depok mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Palasari, Kecamatan Ciater Subang, Jawa Barat pada Sabtu pukul 18.45 WIB.

Kecelakaan itu diduga terjadi karena rem bus yang blong.

Baca juga: 6 Hal Janggal Sebelum Kecelakaan Bus di Subang, Penjelasan Saksi Mata hingga Polisi

Saat melewati jalan menurun bus tiba-tiba oleh ke kanan hingga menyebrangi jalur berlawanan dan menabrak mobil Feroza bernomor polisi D 1455 VCD.

Setelah menabrak mobil Feroza, bus terguling.

Posisi ban kiri berada di atas, lalu bus tergelincir hingga menghantam tiga sepeda motor yang terparkir di bahu jalan.

Lalu, bus terhenti usai menghantam tiang listrik di bahu jalan. Penumpang bus berserakan di jalan. Akibat dari kecelakaan ini 11 orang tewas, terdiri dari 9 siswa, 1 guru, dan 1 warga lokal.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Abdi Ryandha Sakti)

Artikel lain terkait Kecelakaan di Subang

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan