Kamis, 21 Mei 2026

Dugaan Korupsi di Kementerian Pertanian

Perjalanan Dinas SYL, Istri dan Eselon 1 Kementan ke Spanyol Belum Dibayar, Biayanya Rp 1 Miliar 

Pemilik Suita Travel, Harly Lafian curhat ke hakim perjalanan dinas SYL dkk ke Spanyol pada 2023 sebesar Rp 1 miliar belum dibayar.

Tayang:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa Syahrul Yasin Limpo menjalani persidangan kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (3/6/2024). Pada persidangan tersebut JPU KPK menghadirkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan salah satunya mantan Jubir KPK Febri Diansyah. Pemilik Suita Travel, Harly Lafian curhat ke hakim perjalanan dinas SYL dkk ke Spanyol pada 2023 sebesar Rp 1 miliar belum dibayar. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persidangan kasus dugaan korupsi eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta sempat berubah menjadi tempat pengaduan.

Sebab, pengusaha travel yang menjadi saksi mengaku belum dibayar oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mengakomodir tiket pesawat perjalanan dinas SYL dan rombongan.

Padahal biaya perjalanan dinas itu mencapai Rp 1 miliar.Saksi tersebut ialah Pemilik Suita Travel, Harly Lafian.

"Itu biayanya berapa yang saudara ingat kalau ke Spanyol?" tanya Hakim Ketua, Rianto Adam Pontoh kepada Harly saat sidang, Rabu(5/6).

"Itu sekitar sampai 1 miliar," jawab Harly.

"Itu belum dibayar sama sekali?" tanya Hakim Pontoh lagi.

"Belum. Sama sekali belum dibayar," kata Harly.

Harly pun mengaku sudah berupaya menagih melalui surat yang ditujukan kepada Kementerian Pertanian.

Namun surat itu tak kunjung berbalas.

"Saya sudah pernah bikin surat kirim ke kementerian tapi tidak ada tanggapan sama sekali," katanya.

Selain surat, penagihan utang juga dilakukan melalui pesan Whatsapp para pejabat Kementan. Tapi lagi-lagi, dia tak mendapat kepastian.

"Kebanyakan orang yang saya hubungi tidak terima WA kami lagi. Sepertinya putus hubungan," ujar Harly.

Baca juga: Tidak Ada Job Lain dan Banyak Utang harus Dibayar, SYL Mohon Blokir Rekening Pribadinya Dibuka

Perjalanan dinas ke Spanyol yang dimaksud Harly ini dilakukan pada September 2023. Saat itu katanya, SYL didampingi istrinya, Ayun Sri Harahap dan para pejabat Eselon I Kementan.

"Kalau terakhir setahu saya cuma ibu saja sama para Dirjen saja kalau tidak salah," katanya.

Karena tak kerap mendapat kepastian pembayaran sejak 2023, Harly kemudian meminta bantuan Majelis Hakim.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved