Heli Expo Asia 2025 Siap Digelar Kembali di Cengkareng Heliport, Tiket Resmi Segera Dibuka
Heli Expo Asia, atau yang dikenal sebagai Hexia, siap digelar kembali pada tahun 2025. Acara akan berlangsung di Cengkareng Heliport.
Penulis:
Erik S
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Heli Expo Asia, atau yang dikenal sebagai Hexia, siap digelar kembali pada tahun 2025.
Hexia adalah pameran dan konferensi internasional yang dirancang untuk mengeksplorasi masa depan helikopter dan taksi udara di kawasan Asia.
Acara yang akan berlangsung di Cengkareng Heliport ini diprediksi akan dihadiri oleh lebih dari 20.000 pengunjung, dari 15+ negara, dan 15+ sektor industri mulai dari pertambangan, kesehatan, real estate, hingga hospitality.
Hal ini sekaligus menjadikan Hexia sebagai platform utama bagi inovasi di industri penerbangan, khususnya Helikopter dan Taksi Udara.
Dengan luas area pameran mencapai 30.000 meter persegi, Hexia 2025 akan menampilkan berbagai teknologi terkini dalam Urban Air Mobility (UAM), eVTOL, serta helikopter generasi terbaru.
Selain itu, acara ini diproyeksikan mencatat transaksi bisnis lebih dari $30 juta, mengukuhkan posisinya sebagai event penting bagi pelaku industri penerbangan, pemerintah, serta komunitas bisnis lintas sektor.
Founder & President Director dari Whitesky Group, Denon Prawiraatmadja, menyatakan bahwa Hexia memainkan peran strategis dalam mendukung perkembangan industri helikopter dan mobilitas udara di Indonesia.
"Sebagai negara kepulauan dengan kebutuhan transportasi yang terus berkembang, Indonesia membutuhkan ekosistem penerbangan yang lebih efisien dan inovatif."
"Hexia menjadi platform penting untuk mempertemukan pelaku industri, memperkenalkan teknologi terbaru, dan membangun kolaborasi lintas sektor," ujar Denon, Minggu (23/3/2025).
Indonesia dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan air mobility regional, karena tantangan geografis dan kebutuhan logistik lintas wilayah yang tinggi.
Baca juga: Penumpang Pesawat Tenggelamkan Anjingnya di Toilet Bandara Karena Ditolak Naik Pesawat
Melalui Hexia, Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga inisiator perubahan dalam penggunaan teknologi helikopter dan eVTOL untuk keperluan sipil, industri, dan tanggap darurat.
Tahun ini, Hexia 2025 mengusung tiga pilar utama: Inovasi, Kolaborasi, dan Keberlanjutan. Acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk memamerkan teknologi terbaru, tetapi juga untuk mendukung industri yang lebih ramah lingkungan dan efisien di masa depan.
Tiket Segera Dibuka dan ada Joy Flight Gratis untuk Pengunjung Terpilih
Pembelian tiket untuk pengunjung segera dibuka melalui kanal resmi baik aplikasi maupun website. Mereka yang telah mendaftar memiliki kesempatan yang sama mendapatkan Helicopter Joy Flight Gratis berdasarkan undian ataupun gamifikasi yang telah dibuat oleh penyelenggara.
Hexia 2025 menargetkan pengunjung dari berbagai latar belakang, termasuk professional, komunitas, pelajar, hingga keluarga yang ingin mengenal lebih dalam dunia helikopter.
8 Helikopter TNI Kibarkan Bendera Raksasa Merah Putih, Pukau Warga di Silang Monas |
![]() |
---|
Pagi Ini 3 Helikopter Disiagakan di Kompleks DPR Jakarta, Jelang Sidang Tahunan |
![]() |
---|
10 Negara dengan Helikopter Militer Aktif Terbanyak di Dunia, Indonesia Punya Berapa? |
![]() |
---|
Lima Senjata Rusia yang Jadi 'Ampas' dalam Medan Perang Ukraina: 52 Tank Terbang Ambruk ke Tanah |
![]() |
---|
Bermanuver Sudah Biasa, tapi Bisakah Jet Tempur Terbang Mundur Seperti Helikopter? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.