Pemain Sirkus dan Kehidupannya
Eks Pemain Sirkus OCI Kini Ngadu ke Komisi XIII DPR
Sebelumnya mereka bertemu dengan anggota Komisi III DPR yang membidangi masalah hukum.
Salah satu mantan pemain, Yuli, mengaku dia dan sejumlah rekannya terpaksa melarikan diri dari OCI karena merasa terancam.
"Kita nih semua, kabur dari circus itu. Jadi kita memang sebisa mungkin bersembunyi dari mereka. Agar enggak ketangkep," kata Yuli dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU).
Yuli menuturkan, ia sempat mencoba melarikan diri pada tahun 1986.
Namun usahanya gagal dan berujung pada tindakan kekerasan yang diterimanya.
"Soalnya saya pernah kabur tahun 86, saya ditangkap, dipukuli. Kakak saya pun gitu, kabur, ditangkap, dipukuli," ujarnya.
Menurutnya, tindakan kekerasan itu dilakukan oleh pihak Oriental Circus Indonesia.
"Pihak Circus (yang melakukan pemukulan). Itu yang melakukan Pak Frans Manansang," ungkapnya.
Kepada Komisi III DPR, Yuli meminta keadilan atas perlakuan yang ia dan rekan-rekannya terima.
"Ya kita bagaimana baiknya lah. Kita pengennya mereka diadili apa bagaimana. Soalnya kan kalau saya tidak menerima yang seperti Vivi sampai disetrum, seperti Butet dikasih kotoran gajah mulutnya," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ntan-pemain-Oriental-Circus-Indone-ff.jpg)