Ijazah Jokowi
Ganjar Pranowo Tak Tertarik Turun Tangan soal Polemik Ijazah Jokowi yang Dianggap Coreng UGM
Ganjar tidak tertarik untuk turun tangan membela UGM yang dinilai namanya telah tercoreng imbas kasus dugaan ijazah palsu milik Jokowi.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Sri Juliati
Menurut dia, sebagai alumni UGM harus menunjukkan kepedulian dan kepekaan saat menghadapi distorsi seperti sekarang ini.
Selama ini, dia menilai, kurangnya dukungan dari sesama alumni UGM kepada Jokowi untuk menghadapi masalah ini.
“Kami ingin membela Pak Jokowi,” ujarnya.
Heru berharap agar masalah ini cepat selesai, karena polemik melibatkan nama besar UGM sebagai sebuah institusi besar.
“Buktikan bahwa beliau itu alumni dengan menunjukkan langsung ke publik melalui media, tokoh, dan para alumni,” tambahnya.
Sementara itu, ahli digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, juga meminta alumni UGM angkatan lama untuk berani bersuara.
“Sederhana sebenarnya, Pak Joko Widodo harus bangga. Ini loh ijazah UGM saya dan tunjukkan kepada wartawan,” tambahnya.
Mahfud MD Justru Minta UGM Tak Ikut Campur

Namun, pernyataan berbeda justru disampaikan alumni UGM lainnya yaitu mantan Menkopolhukam, Mahfud MD.
Dia justru meminta UGM tidak usah ikut campur terkait kasus ijazah palsu Jokowi.
Dia mengatakan hal tersebut lantaran UUGM adalah institusi yang berwenang mengeluarkan ijazah lulusannya dan bukan pihak yang memalsukan ijazah.
"Gini, seharusnya UGM tidak perlu terlibat di urusan itu. Tapi nanti kita bisa bahas. Karena UGM itu yang mengeluarkan ijazah, bukan yang memalsu ijazah," kata Mahfud dalam siniar yang ditayangkan di kanal YouTube miliknya pada Rabu (16/4/2025).
Dia menilai UGM cuma perlu memberikan klarifikasi sebatasi pihak yang mengeluarkan ijazah untuk Jokowi di tahun kelulusannya.
Baca juga: Penyebab Bareskrim Tolak Laporan Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi, Jawaban Enteng Sosok yang Dipolisikan
Selanjutnya, terkait keberadaan ijazah tersebut saat ini, harus dijelaskan oleh Jokowi.
"UGM tinggal mengatakan, 'loh saya sudah mengeluarkan dulu ijazah ini'. (Tinggal Pak Jokowi) menjelaskan kepada publik kenapa kok sampai hilang dan sebagainya."
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.