Ijazah Jokowi
Ganjar Pranowo Tak Tertarik Turun Tangan soal Polemik Ijazah Jokowi yang Dianggap Coreng UGM
Ganjar tidak tertarik untuk turun tangan membela UGM yang dinilai namanya telah tercoreng imbas kasus dugaan ijazah palsu milik Jokowi.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Sri Juliati
"Sebenarnya UGM kan tinggal menyelesaikan, ini saya sudah selesai. Gitu aja. Silakan, kalau tidak percaya kan gitu," ucap Mahfud.
Kenadti demikian, Mahfud mengatakan munculnya polemik di tengah masyarakat terkait ijazah palsu Jokowi adalah hal wajar.
Pasalnya, masyarkat hanya menuntut adanya transparansi berupa diketahuinya dokumen-dokumen yang dimiliki Jokowi.
Adapun pernyataan Mahfud merujuk adanya Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
"Ndak salah. Karena ada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Kalau tidak mau buka, ada pengadilan yang namanya Komisi Informasi. Itu dia bisa mengadili, semacam peradilan yang keputusannya mengikat."
"(Kalau keputusannya) harus dibuka. Buka. Siapa? Nanti dibuka aja di KPU," jelas Mahfud.
Sebagian artikel telah tayang di Warta Kota dengan judul "Polemik Ijazah Jokowi Coreng Citra UGM, Alumni Minta Anies dan Ganjar Pranowo Turun Tangan"
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Warta Kota/Valentino Verry)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.