Sabtu, 30 Agustus 2025

Hari Buruh

Ini 4 Poin Tuntutan yang Akan Dibawa Jumhur Hidayat dan KSPSI Saat May Day di Monas

Tuntutan ini juga akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan hadir dalam May Day di Monas

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
MAY DAY - Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (kanan) dan Sekjen KSPSI Arif Minardi (kiri) dalam konferensi pers terkait rencana aksi peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional, di Sekretariat DPP KSPSI, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (29/4/2025)/ Danang Triatmojo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat bersama serikat pekerja lainnya akan membawa 4 tuntutan kepada pemerintah dalam peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis 1 Mei 2025 besok.

Tuntutan tersebut diantaranya, meminta pemerintah menyempurnakan UU Ketenagakerjaan khususnya penghapusan outsourcing yang bukan pada tempatnya, memperbaiki pesangon, upah layak serta pengakuan terhadap keberadaan pengemudi ojek daring.

Kemudian meminta pemerintah segera menerbitkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, meratifikasi Konvensi ILO 188 tentang Perlindungan Pekerja Perikanan Tangkap, dan segera membentuk Satgas PHK sebagai antisipasi dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

"Karena itu ini adalah momen sejarah bagi gerakan buruh Indonesia yang memberikan harapan terang bagi kesejahteraan buruh dan kebangkitan industri di Indonesia," kata Jumhur dalam konferensi pers rencana aksi May Day, di Sekretariat DPP KSPSI, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (29/4/2025).

Baca juga: Ini Titik Masuk Jalur Buruh Saat Aksi May Day di Monas, Masyarakat Diimbau Cari Jalan Alternatif

Tuntutan ini juga akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan hadir dalam May Day di Monas.

Prabowo sendiri datang dan berpidato sekitar pukul 10.00 - 11.00 WIB di hadapan kurang lebih 150.000 buruh dari berbagai daerah yang akan memadati kawasan Monas.

"Jadi acaranya adalah Pak Prabowo akan berpidato diantara jam 10.00 sampai jam 11.00," kata Sekjen KSPSI Arif Minardi. 

Total buruh lintas serikat pekerja yang akan hadir dalam acara ini diperkirakan mencapai 150.000 orang.

Untuk massa urun rembuk yang dinakhodai KSPSI, diikuti oleh KSBSI, KBMI, KSPN, SARBUMUSI, hingga federasi non konfederasi. Total massanya mencapai 60.000 orang.

Mereka akan berangkat dari beberapa wilayah utama, yakni 15.000 orang dari Jakarta, 12.000 orang dari Banten, dan sekitar 20.000 orang dari Jawa Barat dengan 3.000 bus dan mobil.Jumhur Hidayat dan serikat pekerja yang ada di Jakarta, akan berangkat dari Jakarta Utara menuju Monas menggunakan sepeda motor. 

Sebanyak 15.000 sepeda motor diperkirakan bakal memenuhi jalanan ibu kota. Pergerakan konvoi akan dimulai sekitar pukul 06.00 pagi.

Massa konvoi sepeda motor ini nantinya akan bergabung dengan serikat pekerja lain di Monas.

"Massa dari kami, dari gabungan dari kami namakan ini forum urun rembuk massa dari kami kurang lebih 60.000 dari berbagai daerah terutama dari Banten ada 12.000, dari DKI ada 15.000 Jawa Barat ada 20.000 kurang lebih ya," jelas Arif.

 

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan