Minggu, 31 Agustus 2025

Sosok Hendropriyono: Wajarkan Usulan Pemakzulan Gibran oleh Purnawirawan TNI, Bela Hercules

Sosok A.M. Hendropriyono mencuat setelah ikut berpendapat tentang usulan pemakzulan Gibran oleh purnawirawan TNI, ia juga menengahi kasus Hercules

|
Ist
EKS KEPALA BIN - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono berkunjung ke Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, untuk menemui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Selasa (5/12/2023). Sosok A.M. Hendropriyono mencuat setelah ikut berpendapat tentang usulan pemakzulan Gibran oleh purnawirawan TNI, ia juga menengahi kasus Hercules 

Saat konflik itu terjadi, Timor Leste melepaskan diri dari Indonesia, banyak orang yang pindah ke sana berganti kewarganegaraan, tetapi Hercules tetap setia kepada Republik Indonesia.

"Dalam kebersamaannya dengan kita di medan pertempuran, itu tercatat banyak juga jasa dia yang sampai kakinya buntung, dia kan orang berkaki buntung satu, tangannya juga satu, matanya juga satu," kata Hendropriyono.

Menurut Hendropriyono, jika publik mengolok-oloknya, itu sama saja membunuhnya secara perdata. 

"Kalau terus kita ramai-ramai menghujat, semuanya langsung ikut pro dan kontra pada nge-bully itu kan namanya membunuh secara perdata," ujar Hendropriyono.

Duduk Perkara Polemik Hercules

Sebelumnya, purnawirawan Jenderal TNI Bintang Tiga yang juga mantan Gubernur Jakarta (1997-2007), Sutiyoso, mengemukakan pendapatnya tentang dukungan revisi Undang-Undang Organisasi Masyarakat (UU Ormas) yang wacananya digulirkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Menurutnya, UU Ormas itu diperlukan sebab belakangan ormas berlaku bak preman.

Pendapat itu disampaikan setelah ia berulang kali bersinggungan dengan para ormas.

Tak hanya itu, Sutiyoso juga meminta agar pemerintah mengevaluasi pakaian ormas bertopi baret merah yang menurutnya kurang pas.

Saat menanggapi hal itu, Hercules naik pitam. Ia mengamuk hingga menghina Sutiyoso bau tanah.

Pernyataan ini pun viral, hingga Hercules mendapatkan banyak hujatan.

Ia bahkan disentil mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Hercules dianggap tidak sopan dan tidak tahu bagaimana cara menghargai orang, terutama kepada seorang purnawirawan Jenderal TNI Bintang Tiga.

Gatot Nurmantyo pun mengatakan bahwa Hercules memang seperti preman yang tidak bisa mengendalikan dirinya dengan baik di hadapan orang.

Hercules akhirnya mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada Sutiyoso dan keluarganya secara terbuka.

"Minta maaf sebesar-besarnya pada Pak Sutiyoso, kepada anak cucu dan keluarga semua," ungkap Hercules Kamis (1/5/2025) dikutip dari YouTube GRIB Tv.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan