Virus Corona
Menkes Lapor ke Prabowo Kasus Covid-19 Naik
Rumah sakit, puskesmas, dan faskes lainnya diminta segera melaporkan potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) dalam waktu kurang dari 24 jam melalui aplikasi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kasus Covid-19 kembali mengalami kenaikan. Meski demikian, ia menegaskan lonjakan ini tidak perlu menimbulkan kepanikan karena varian yang menyebar tergolong tidak mematikan.
Hal itu disampaikan Budi usai bertemu dengan Prabowo di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (3/6/2025). Pertemuan berlangsung selama sekitar 2,5 jam, sejak pukul 15.39 WIB hingga 18.06 WIB.
"Yang nomor satu itu mengenai Covid, datanya seperti apa," ujar Budi kepada awak media.
Ia menjelaskan, dalam laporannya kepada Prabowo, kenaikan kasus memang terjadi, namun virus yang menyebar saat ini tidak menunjukkan tingkat kematian yang tinggi.
"Covid-19 memang terjadi kenaikan, tapi kenaikan ini adalah varian-varian yang relatif tidak mematikan. Jadi, enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat nggak panik," jelasnya.
Baca juga: Istana Ungkap Warga yang Terkena Covid-19 Mulai Meningkat: Ini Bukan Buat Menakut-nakuti
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan melaporkan terdapat 7 kasus baru Covid-19 di Indonesia selama periode 25–31 Mei 2025.
"Jumlah kasus terlapor M22 (25–31 Mei) adalah sebanyak 7 kasus," demikian tertulis dalam laporan resmi Kemenkes.
Sebagai langkah antisipasi, Kemenkes telah menerbitkan surat edaran pada 23 Mei 2025, yang menginstruksikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperketat deteksi Covid-19.
Rumah sakit, puskesmas, dan faskes lainnya diminta segera melaporkan potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) dalam waktu kurang dari 24 jam melalui aplikasi SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons).
Kemenkes juga mewajibkan pelaporan hasil pemeriksaan spesimen melalui aplikasi All Record Tc-19, serta memastikan protokol deteksi dan respons kasus dijalankan dengan baik. Seluruh tenaga medis juga diimbau untuk menjaga kesehatan pribadi dalam menghadapi kemungkinan lonjakan kasus.
Diketahui, tren peningkatan kasus Covid-19 juga terjadi di sejumlah negara Asia, seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura, terutama pada pekan ke-12 tahun 2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Menteri-Kesehatan-Budi-Gunadi-Sadikin-usai-menemui-Presiden-RI-Prabowo-Subianto-di-di.jpg)