Ijazah Jokowi
Rismon Paparkan Temuan Baru soal Ijazah Jokowi: Watermark dan Emboss Memang Terlihat
Rismon memaparkan cara dirinya membuktikan bahwa ijazah Jokowi asli. Ada dua metode utama yang digunakan untuk membuktikannya.
Ringkasan Berita:
- Rismon Sianipar memaparkan cara dirinya membuktikan bahwa ijazah Jokowi adalah asli. Dalam penelitian barunya, ada dua metode yang digunakan yakni gradien domain dan reaction diffusion.
- Sementara, sampel yang digunakan adalah foto ijazah Jokowi yang diunggah di akun X Dian Sandi Utama.
- Berdasarkan dua metode yang digunakan, tampak ada objek yang disebut Rismon sebagai watermark dan emboss pada ijazah Jokowi.
TRIBUNNEWS.COM - Ahli digital forensik, Rismon Sianipar, memaparkan hasil temuan barunya terkait ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Sebelumnya, Rismon sempat menyebut bahwa ijazah S1 Jokowi adalah palsu. Lalu, pengakuannya berubah dan mengakui bahwa ijazah Jokowi, asli.
Pengakuan itu disampaikannya dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, Balige Academy, pada 11 Maret 2026 lalu.
Berdasarkan pemaparannya, Rismon mengungkapkan sampel yang digunakan untuk meneliti adalah foto ijazah Jokowi yang diunggah oleh politikus PSI, Dian Sandi Utama, di akun X pribadinya.
Adapun foto itu diunggah pada 1 April 2025 lalu.
Baca juga: Kubu Roy Suryo Ingin Kasus Ijazah Dihentikan, tapi Ogah Minta Maaf dan Restorative Justice ke Jokowi
Sementara, dia menuturkan metode yang digunakan yakni gradien domain dan reaction diffusion.
Metode gradien domain merupakan teknik pemrosesan citra yang tidak berfokus pada piksel secara langsung, tetapi berdasarkan perubahan intensitas atau gradien piksel yang dimaksud.
Adapun teknik ini umum digunakan untuk memanipulasi gambar, pengurangan noise, dan peningkatan kontras yang menjaga tepi objek tetap tajam.
Sedangkan metode reaction diffusion merupakan teknik untuk meningkatkan kualitas piksel pada objek dengan kualitas resolusi rendah.
Rismon mengatakan dengan menggunakan dua metode tersebut, tampak ada watermark dalam foto ijazah Jokowi tersebut.
Watermark itu, kata Rismon, memiliki pola bintik-bintik.
"Ini ada bintik-bintik. Nah ini itu watermark (ijazah Jokowi)," kata Rismon dikutip dari program Rakyat Bersuara di YouTube iNews, pada Rabu (22/4/2026).
Selain itu, watermark juga ditandai dengan adanya tulisan 'Universitas Gadjah Mada'.
"Jadi, ini (watermark) muncul menggunakan gradien domain dan reaction diffusion. Jadi mencari atau mengekstrak data-data dengan kontras rendah. Nah itu, ada tulisan (watermark) Gadjah Mada," jelas Rismon.
Rismon mengakui bahwa watermark pada ijazah Jokowi tidak bisa dilihat secara kasat mata.